Ketergantungan adalah keterjajahan …

Ini kalimat yang diucapkan oleh Rektor Cokroaminoto Palopo dalam sebuah seminar kependidikan di Masamba, 21 November 2009 kemarin. Facebook, Blogging, SMS, Internet, rokok, atau apa pun itu, jika telah sampai di tahap ekstrem, pasti tidak akan berakibat baik bagi penggunanya.

Facebook terutama. Sejak dilaunching 4 Februari 2004, hingga Maret 2009 kemarin saja, pengguna jejaring sosial ini telah mencapai angka 1.446.320 (paling aktif nomor 1 dalam hal pengakses dan nomor 5 di dunia dalam hal pengguna). Entah apa yang menyebabkan itu! Alasan paling masuk akal adalah orang Indonesia mungkin kekurangan pekerjaan, sehingga menghabiskan banyak waktu mereka di dunia nyata. *Mungkin juga termasuk saya*.

Facebook adalah tentang Narcisme. Semua yang dituliskan adalah segala hal tentang menjadikan image diri terlihat begitu cool bagi orang lain. Padahal kenyataan di dunia nyata sama sekali tidak seperti itu. Coba saja amati kalau tidak percaya. :lol:

Jika Anda memiliki ciri-ciri ini dalam ber-Facebook, maka Anda bisa jadi dideteksi memiliki kecanduan dengannya. Ciri-ciri itu adalah :

  1. Facebook telah menjadi homepage internet di handphone, komputer atau laptop Anda.
  2. Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari perubahan status teman.
  3. Daftar teman Anda sudah melebihi angka 500 orang dan setengahnya hampir tidak dikenal.
  4. Bila sedang jauh dari komputer, Anda mencek facebook melalui BlackBerry, iPhone, atau ponsel pintar lainnya.
  5. Rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari, meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.
  6. Anda mengubah profile foto lebih dari 12 kali.
  7. Anda membaca artikel ini sambil mencek facebook.
  8. Anda membersihkan “wall” agar terlihat sudah lama tidak masuk ke fb.
  9. Anda menjadi anggota lebih dari 10 grup dan merespons setiap undangan meski sebenarnya tak berminat.
  10. Anda mengubah status hubungan hanya untuk meningkatkan popularitas di facebook.

Bagaimana menguranginya?

Lakukan tahapan beberapa tips berikut :

  1. Lakukan niat mendalam untuk mengurangi kecanduan. Salah satu cara terbaik yang dilakukan adalah dengan *hanya* menuliskan sesuatu yang penting di status atau pada komentar yang kita sebar pada orang lain. Jika tak ingin melakukan hal sia-sia yang membuat kita benar-benar menjadi Tukang Ketik. Menjadi pengguna ekstrim berarti, maaf,  menurunkan status Anda. Mungkin awalnya Anda adalah dokter, guru, mahasiswa, ibu rumah tangga atau karyawan, dengan terus menerus menjadi Penebar Komentar Sampah, Anda tak lebih dari sekedar seorang Tukang Ketik.
  2. Coba lakukan beberapa hal baru tanpa melibatkan HP, laptop atau PC Anda. Jika Anda gemar berolahraga, usahakan lakukan olahraga rutin setiap pagi dan sore. Tanamkan kebiasaan ini. Lakukan rutin dengan bantuan niat yang kuat di awal tadi. Sesekali lakukan refreshing selama beberapa hari di tempat yang tidak ada signal wifi, tak ada hotspot, tak ada akses internet, tak ada operator GSM. Jika bisa berlalu selama beberapa hari, Anda akan bisa mengurangi kecanduan itu.
  3. Lakukan perubahan cara online. Jika Anda terbiasa online lewat HP, ganti HP Anda dengan model yang tak memiliki akses Facebook. Misalnya, gunakan Nokia 1202, Nokia yang sama sekali tak memiliki akses itu. Mesti memaksa diri untuk mengurangi kecanduan bukan?
  4. Minta hipnotis dari sang Ahli.
  5. Hapus Account Anda di Facebook. Ini cara terakhir. Jika memang situasinya memungkinkan.

Semoga bermanfaat. Selamat berjuang …

Anda suka dengan artikel Cara Mengurangi Kecanduan Facebook ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Hubungan Filsafat Dan Logika. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Cara Mengurangi Kecanduan Facebook" :

Ditulis dalam Kategori Facebook.