Assalamu Alaikum… Guten Morgen. Bila ada kesan yang tidak menyenangkan … Bila ada kata, kalimat, sikap, perilaku dan semuanya. Kumohon keikhlasannya memaafkanku. Aku merasa waktuku kian dekat, meski ku ingin hidup seribu tahun lagi. Maafkan saya ya … Have a nice life … Salam (11-12-2007; 08:18)

Maaf, bila yang kemarin kelam. Aku hanya berharap keridhaan orang-orang atas kesan tidak  menyenangkan tentangku. Meski juga tidak bisa memaksakan. Baik-baikki’, jaga kesehatan … Sehat = Hidup. Wassalamu Alaikum … (11-12-2007; 08:31)

Ka’, saya selalu percaya hidup itu indah. Kebahagiaanku mungkin tidak akan kutemukan dalam tarikan nafas seawet Titik Puspa. Tapi saya yakin kebahagiaanku … karena aku dipilih oleh-Nya merasakan rentetan duka dalam hidupku. Betapa aku merasa orang-orang dekatku menyayangiku.

Waalaikum Salam … Dengar dari siapa? Padahal baru mau cerita. I Almost Die Abie. But Nayla makes  me conscious. Ampun … SMS numpuk.  Semua dengar kabar saya pulang kepada-Nya. Bahkan sampai shalat ghaib. Ya Tuhan … masih tidak percaya. I still weak (13-12-2007; 23:51)

Sudah larut, tidak enak pula. Insya Allah besok pagi saja. Memory? Maksudnya kerjaannya siapa? Dari tadi mesti jawab SMS satu demi satu. Ada SMSnya K’Nur juga. Dah baikan, tapi masih di rumah sakit. (14-12-2007; 00:05)

Maaf, apa belum tahu Dia meninggal tadi subuh? Kami sedang takziyah. (14-12-2007; 22:14)

Anda suka dengan artikel Kisah Cinta Sejati Sepanjang Masa ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Membina Moral Anak Sejak Dini. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Kisah Cinta Sejati Sepanjang Masa" :

Ditulis dalam Kategori Curhat.