Katanya listrik di Bone-Bone sering spanning gitu Bied? Apa bener?!

Iya, malah, yang kemarin tegangannya bisa cuma di angka 100 Volt. Bayangkan, kurang 50% dari voltase minimum yang dibutuhkan oleh komponen listrik pabrikan untuk Indonesia. Kemarin, komputernya kakak sampe crash. Hard disknya hampir jebol, hampir ji. Untung ada om-nya keponakan. Pas orangnya panik, tu barang dicolokin di mainboard ECS, eh … dikenalin. Segeralah di back up!

Ufhh .. Syukurlah. Na, mestinya kalo dah paham bahwa listrik gak stabil gitu, jangan menyalakan komputer saat kondisinya gak bagus.

Iya, idealnya begitu. Tapi kan namanya kebutuhan tu gak kenal listrik dalam kondisi normal atau gak. Yo kalo pas butuh, gimana mo nunggu hingga normal?

Hmm … Terus untuk menghindari masalah itu mesti gimana?

Beli laptop. Laptop punya jenis baterei yang bikin ketergantungannya pada pasokan listrik tak seberat PC. Naik turun tegangan yang biasa terjadi bisa diminimalisir.

Back Up Data di Hard Disk ke Hard Disk cadangan atau DVD. Bayangkan kalo data penting sebesar 160 GB kamu hilang hanya karena mati lampu atau spanningnya listrik, apa gak bikin kepala puyeng?

Back Up Data Penting Kamu di Flash Disk. Ini untuk menghindari terjadinya keterdesakan kebutuhan yang tak terpenuhi. Kalo misalnya butuh data di PC kemudian lampunya mati, kan bisa menggunakan FD untuk buka datanya. Apalagi yang deadline! Ingat … Ingat …

Anda suka dengan artikel Menjaga Data Dalam Hard Disk ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Model Pengasuhan Orang Tua Dan Implikasinya Dalam Praktek Pendidikan. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Menjaga Data Dalam Hard Disk" :