Anak Belajar Dari Kehidupannya

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar mamaki.
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi.
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri.
Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, ia belajar menyesali diri.
Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri.
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri.
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai.
Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya perlakuan, ia belajar keadilan.
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar kepercayaan.
Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi dirinya.

Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan.

Children Learn What They Live (by Dorothy Law Nolte)

If a child lives with a criticism,he learns to condemn.
If a child lives with hostility, he learns to fight.
If a child lives with ridicule, he learns to be shy.
If a child lives with shame, he learns to feel guilty.
If a child lives with tolerance, he learns to be patient.
If a child lives with encouragement, he learns to be confident.
If a child lives with praise, he learns to appreciate.
If a child lives with fairness, he learns to justice.
If a child lives with security, he learns to have faith.
If a child lives with approval, he learns to like himself.
If a child lives with acceptance and friendship, he learns to find love in the world.

Anda suka dengan artikel Bagaimana Anak-Anak Belajar? ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Apa Yang Menghalangimu Untuk Menikah?. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Bagaimana Anak-Anak Belajar?" :

Ditulis dalam Kategori Ilmu Pendidikan.