Abd. Halim Latief

KEPERAWATAN DAN PERUBAHAN
Perubahan bisa terjadi setiap saat, dan merupakan proses yang dinamik serta tidak dapat dielakkan. Berubah berarti beranjak dari keadaan yang semula. Tanpa berubah tidak ada pertumbuhan dan tidak  ada dorongan. Namun dengan berubah terjadi ketakutan, kebingungan dan kegagalan dan  kegembiraan. Orang dapat memberikan perubahan pada orang lain. Merubah orang lain bisa bersifat implicit dan eksplisit atau bersifat tertutup dan terbuka. Kenyataan ini penting khususnya dalam kepemimpinan dan manajemen. Pemimpin secara konstan mencoba menggerakkan sistem dari satu titik ke titik lainnya untuk memecahkan masalah. Maka secara konstan pemimpin mengembangkan strategi untuk merubah orang lain dan memecahkan masalah. Pimpinan sebagai “Change Agent” Pimpinan dituntut untuk mampu mengelola perubahan : mengatasi masalah akibat adanya perubahan, menciptakan perubahan, maupun mengantisipasi perubahan guna kelangsungan hidup organisasi Zaltman dan Duncan Sumber perubahan yang terjadi pada suatu organisasi dapat berasal dari dalam tubuh organisasi dan tekanan yang berasal dari luar organisasi.

Lewin membagi Proses berubah
menjadi 3 tahapan :
Tahap Pencairan (Unfreezing) :
Ø  Kebutuhan untuk berubah
Ø  Upaya mengubah keseimbangan / kemapanan
Ø  Timbul motivasi yang kuat untuk berubah
Ø  Perlu ada rangsangan
Tahap Berubah / Bergerak (Changing / Moving) :
Ø  Mendiagnosa masalah
Ø  Mengeksplorasi alternatif penyelesaiannya
Ø  Menetapkan tujuan berubah & menyepakati rancangan kegiatan
Ø  Gerakan beranjak dari status quo menuju suatu tahapan baru
Tahap Pembekuan Kembali (Refreezing) :
Ø  Dicapai perilaku berubah
Ø  Mekanisme umpan balik yang membangun
Ø  Perbaikan & penguatan
A Change Agent  adalah seorang profesional yang mempengaruhi keputusan pembaharuan dalam suatu arah pertimbangan yang sangat diinginkan dalam organisasi

Karakteristik peran seorang Pembaharu antara lain :
1.    Profesional
2.    Punya inisiatif dan motivasi
3.    Seorang pemimpin
4.    Punya keterampilan tinggi
5.    Punya peran penting : peneliti, teman bekerja sama, konsultan, fasilitator, guru, evaluator, dan   manajer.
6.    Diterima semua orang yang terlibat, jujur, terbuka, tentang tujuan dan masalah
7.    Dapat dipercaya oleh partisipan
   
KETERAMPILAN CHANGE AGENT
v  Mampu menggabungkan ide dari berbagai sumber
v  Mampu memberi semangat shg dapat mempertahankan minat
v  Trampil berhubungan dengan orang lain
v  Mampu menyelesaikan masalah
v  Berpikir realistis
v  Fleksibel dalam memodifikasi ide, kuat menolak ide yang tidak produktif
v  Dapat dipercaya dan tidak mudah kecewa
v  Mampu menterjemahkan visi melalui wawasan dan pikiran intelektual
v  Mampu menangani perubahan
Model Perubahan Berencana :
Model Perubahan Berencana  (Gierke V. 1979), yg prosesnya sbb :
  1. Mengidentifikasi gejala
  2. Mendiagnosa masalah
  3. Menganalisa alternatif penyelesaian masalah.
  4. Menetapkan perubahan
  5. Mengimplementasikan perubahan
  6. Mengevaluasi perubahan dan hasilnya
  7. Menstabilisasikan perubahan
Fungsi seorang Agen Pembaharu,yaitu :
1.    Menghasilkan dan membangkitkan ide
2.    Mengintroduksikan perubahan / inovasi
3.    Membentuk iklim yang kondusif agar perubahan berlangsung efektif
4.    Menerapkan serta mengevaluasi perubahan
Model Perubahan Berencana  lanjutan ……
Model lain yaitu Model Normatif  (Havelock dan Lippits  – 1983), yg terdiri atas 5 langkah proses
  1. Membangun relasi
  2. Mendiagnosa masalah
  3. Mengkaji sumber daya : mengkaji motivasi & kemampuan berubah
  4. Menetapkan tujuan berubah dan memilih strategi
  5. Menstabilisasi-konsolidasi & menguatkan perubahan yg sudah diperoleh
Mengapa Orang menolak Perubahan?
1.    Menimbulkan ketidak puasan
2.    Menggoyang kemapanan
3.    Membongkar ketidak beresan
4.    Membawa resiko kerugian
  1. Mengundang kerawanan baru
  2. Menyakitkan perasaan
  3. Menghilangkan keuntungan
  4. Mengancam kekuasaan
  5. Menghancurkan kesepakatan
Untuk menjadi Agen Pembaharu yang berhasil, kiat berikut :
  1. Selalu menganggap penting ketrampilan berkomunikasi & ketrampilan dalam proses kelompok
  2. Memerlukan kewaspadaan diri dan ketrampilan menjalin hubungan interpersonal
  3. Memerlukan pengkajian terhadap efektifitasnya sebagai Agen Pembaharu
  4. Memerlukan kesepakatan dalam tugas-tugas yg diprioritaskan
  5. Mudah dihubungi oleh mereka yg terlibat didalam proses berubah
  6. Menumbuhkan kepercayaan kepada peserta
  7. Jujur & tegas tentang tujuan, rencana, prioritas dan masalah
  8. Selalu memperhatikan tujuan & membantu yg lain untuk melakukan hal yg sama
  9. Mampu mendengar efektif & memberi kebebasan kepada peserta untuk melaksanakan perannya.
Mengapa Perubahan diharapkan orang ?
1.    Menjanjikan perbaikan dan keuntungan
2.    Menghilangkan permasalahan
3.    Menimbulkan harapan baru
4.    Menciptakan tantangan dan peluang baru
5.    Menghancurkan dominasi kekuasaan
6.    Melepaskan ketergantungan dan kesengsaraan
7.    Memacu pertumbuhan dan perkembangan
8.    Memudarkan belenggu dan kebosanan
9.    Membangkitkan semangat perjuangan

Anda suka dengan artikel CHANGE AGENT : KEPERAWATAN DAN PERUBAHAN ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Aspek Hukum Dalam Keperawatan. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "CHANGE AGENT : KEPERAWATAN DAN PERUBAHAN" :

Ditulis dalam Kategori Materi Kuliah.