1.    Jelaskan pengertian protozoa, ectoplasma, membrane plasma!
Jawab:
v  Protozoa adalah binatang bersel tunggal. Bentuk dan ukurannya bermacam-macam, ada yang bentuk dan ukurannya relatif tetap, ada yang waktu aktif berubah-ubah. Protozoa memiliki nucleus(inti) yang berisi cromosom dan terletak didalam protoplasma
v  Ectoplasma adalah bagian luar cytoplasma yang membungkus endoplasma. Berfungsi sebagai alat gerak untuk mengambil dan menyerap makanan, untuk bernapas, membuang sisa-siasa metabolisme dan sebagai alat perlindungan diri
v  Membran plasma adalah selaput tipis semipermaebel yang membungkus seluruh sel yang berfungsi untuk mengatur keluar masuknya zat makanan
2.    Jelaskan secara singkat tentang protozoa yang berkaitan dengan kesehatan/kedokteran!
Jawab:
Ada 10 yaitu:
v  Entamoeba histolytica mempunyai siklus hidup secara berurutan dan bentuk vegetatif, prakista, kista, metakista, dan metatrophozoite. Penularannya kepada manusia terjadi karna makanan atau minuman yang terkontaminasi kista yang berasal dari feses penderita.
v  Plasmodium sp, pada manusia menyebabkan penyakit malaria dengan gejala demam, anemia dan spleomegali.dikenal gejala 4 jenis plasmodium yaitu:
a.    Plasmodium vivax menyebabkan malaria tertiana
b.    Plasmodium malariae menyebabkan malaria quartana
c.    Plasmodium falsifarum menyebabkan malaria tropika
d.    Plasmodium ovale menyebabkan malaria ovale
v  Toxoplasma gondii adalah protozoa berbentuk ovoid atau pyriformis dengan panjang 4-6 mikron dan lebar 2-3 mikron. Pada manusia manimbulkan penyakit toxoplasmosis.
v  Trichomonas vaginalis adalah protozoa yang terdapat hanya dalam bentuk vegetatif, mempunyai membran undulate dan 4 flagel anterior, menular melalui hubungan kelamin atau secara tidak langsung melalui pakaian dan air
v  Giardia lamblia, dapat berbentuk vegetatif maupun kista, mempunyai 8 flagel dan menular melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi kistanya
v  Balantidium coli merupakan protozoa paling besar dan bentuk trophozoitenya adalah ovoidal dengan cilia pendek-pendek di seluruh permukaan selnya dan aktif bergerak sedangkan bentuk kistanya adalah oval dengan dinding tebal. Penularan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi kistanya yang berasal dari penderita.
v  Leishmania donovani adalah protozoa yang memiliki 1 flagel, 1 inti dan 1 kinetoplas. Ditularkan melalui gigitan lalat pengisap darah.
v  Leishmania tropica, pada manusia menyebabkan penyakit leishmaniasis kulit.
v  Leishmania brazillensis, menimbulkan penyakit mucocutaneous leishmaniasis yang di tularkan melalui gigitan phlebotomus sp
v  Trypanosoma adalah protozoa berflagel yang bersifat parasit di dalam darah atau jaringan berbagai jenis vertebrata, bentuknya panjang bergelombang, kedua ujungnya lancip dan menulari manusia melalui gigitan lalat pengisap darah atau melalui feses artrhopoda. Terdiri dari:
a.    Trypanosoma gambiense menyebabkan penyakit tidur
b.    Trypanosoma cruzi menyebabkan penyakit chagas
3.    Jelaskan gejala-gejala 4 jenis plasmodium, reproduksi dari plasmodium!
Jawab:
Dikenal 4 gejala jenis plasmodium, yaitu:
v  Plasmodium vivax menyebabkan malaria tertiana
v  Plasmodium malariae menyebabkan malaria quartana
v  Plasmodium falcifarum menyebabkan malaria tropika
v  Plasmodium ovale menyebabkan malaria ovale
Dalam siklus hidupnya, plasmodium sp.,bereproduksi secara sexual yang dimulai ketika nyamuk Anopheles mengisap darah penderita malaria, dimana gametocyte akan terisap ke dalam lambung nyamuk dan gametocyte jantan akan membuahi gametocyte betina sehingga terjadilah zigot yang akan tumbuh menjadi ookinet. Ookinet akan menembus dinding lambung nyamuk dan tumbuh menjadi oocyst yang jika matang akan pecah dan sporozoitenya akan menyebar keseluruh tubuh nyamuk dan sebagian akan berkumpul di dalam kelenjar ludah nyamuk  yang kemudian akan masuk kealiran darah manusia jika nyamuk tersebut mengisap darah manusia. Reproduksi asexual dimulai ketika sporozoite keluar dari aliran darah dan masuk ke dalam sel parencym hepar.  
4.    Jelaskan pencegahan dan pengobatan dari parasit-parasit yang berkaitan dengan kesehatan!
Jawab:
v  Entamoeba histolytica, toxoplasma gondii, trychomonas vaginalis, giardia lamblia, balantidium coli,  pencegahan dilakukan dengan meningkatkan sanitasi lingkungan dan hygiene pribadi
v  Plasmodium sp, pencegahan dilakukan dengan:
a.                                    menghindari gigitan nyamuk
b.                                    mengobati semua penderita untuk menghilangkan sumber penularan
c.                                    pemberantasan nyamuk dan larvanya
v  Leishmania donovani, pencegahan dilakukan dengan:
a.    semua penderita diobati, untuk menghilangkan penularan
b.    hilangkan sampah yang membusuk
c.    berantas anjing liar yang mungkin menjadi reservoir leishmania donovani
v  Leismania tropica, pencegahan dilakukan dengan menutup lesi kulit agar tidak dihinggapi lalat untuk mencegah penularan kepada orang lain serta pemberantasan serangga dengan insectisida dan anjing liar.
v  Leishmania brazillensis, dicegah dengan menggunakan pengusia insecte dan pakaian yang melindungi kulit
v  Trypanosoma, dapat dicegah dengan pemberantasan lalat dengan insectisida, menghilangkan binatang reservoir dan pengobatan penderita untuk menghilangkan sumber penularan.
5.    Jelaskan gejala, bahan pemeriksaan lab, dari berbagai parasit merugikan!
Jawab:
v  Entamoeba histolytica, dengan gejala sering buang air besar, fesesnya sedikit-sedikit dengan lendir dan darah yang biasanya disertai rasa sakit di perut dan biasanya tidak demam. Bila akut, sering kali disertai sakit kepala, nausea, demam tidak begitu tinggi, kram perut dan tenesmus. Disentri kronis sering disertai dengan malnutrisi dan cachexia(kurus kering). Sample untuk pemeriksaan laboratorium adalah feses atau material abscess.
v  Plasmodium sp, gejala utama malaria adalah demam yang periodik disertai menggigil dan diakhiri dengan berkeringat, anemia, splenomegali dan leucopenia. Bahan pemeriksaan untuk laboratorium adalah darah yang diambil pada waktu penderita mengalami demam.
v  Toxoplasma gondii, dengan gejala demam yang tidak begitu tinggi, sakit kepala, sakit otot, pembengkakan kelenjar lympa dan spleen. Sample dapat diambil dari biopsy kelenjar lympa yang membengkak untuk dilihat dengan mikroskop atau kultur jaringan dan dari darah untuk tes serologis.
v  Trichomonas vaginalis, dengan gejala pada wanita berupa keputihan disertai rasa panas dan gatal didaerah vagina, seringkali kambuh setelah selesai menstruasi sedangkan pada pria sering kali asymptomatis, dapat pula menimbulkan rasa gatal atau urethritis yang hilang timbul. Pada wanita parasit tersebut dapat ditemukan dari sekret vagina, apusan vagina, dan sedimentasi urina sedangkan pada pria dapat ditemukan dari cairan prostate dan sedimentasi urina.
v  Giardia lamblia, dengan gejala menimbulkan rasa tidak enak di daerah lambung, nausea, flatulance, diare kronis, tidak ada nafsu makan dan berat badan menurun. Sample berupa feses.
v  Balantidium coli, dengan gejala menyerupai dysentri berupa diare, abdominal kolik, tenesmus, nausea, hilang nafsu makan, lesu dan berat badan yang menurun. Sample berupa feses.
v  Leishmania donovani, dengan gejala pada yang akut ditandai dengan demam tinggi yang hilang timbul dan penurunan suhu disertai keringat banyak, menggigil dan muntah-muntah. Sample untuk pemeriksaan laboratorium berupa darah atau biopsi jaringan.
v  Leishmania tropica, dengan gejala pada tempat gigitan phlebotomus terjadi papula kemudian ulcus yang tertutup kerak dan keluarnya exudate yang lengket. Bila keraknya diangkat lukanya kan mengeluarkan darah dan meninggalkan ulcus yang tidak dalam dan jika terkadi infeksi sekunder akan terjadi kerusakan jaringan. Sample berupa lesi kulit.
v  Leishmania brazillensis, dengan gejala pada tempat gigitan phlebotomus terjadi papula yang berwarna merah, gatal dan berkembang menjadi ulcus kulit di sekitarnya meradang dan edematous. Sample diambil dari jaringan ulcus di kulit atau di selaput lender.
v  Trypanosoma
a.    Trypanosoma gambiense, dengan gejala padatempat gigitan lalat Glossina akan terasa gatal dan sakit diikuti demam, sakit kepala, menggigil dan hilang nafsu makan. Sample diambil dari darah, kelenjar getah bening, dan sumsum tulang.
b.    Trypanosoma cruzi, dengan gejala pada yang akut barupa demam tinggi, anorexia, muntah dan diare. Sample untuk pemeriksaan laboratorium berupa darah biopsi jaringan.
                

Anda suka dengan artikel Gejala Plasmodium ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Pengertian Parasitologi. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Gejala Plasmodium" :

Ditulis dalam Kategori Tugas Kuliah.