Makanan organisme heteretrofik terdiri dari molekul organic seperti : karbohidrat, lemak, dan protein dengan garam mineral dan vitamin dalam jumlah kecil.

  • Pencernaan dapat didefinisikan sebagai suatu tahapan pemecahan makro molekul menjadi komponen yang lebih kecil sehingga mudah diserap oleh tubuh
  • System pencernaan terdiri dari semua organ yang berfungsi untuk mengunyah, menelan, mencerna dan mengabsorpsi makanan serta mengeliminasi makanan yang tidak data dicerna atau tidak dicerna
  • System meliputi saluran cerna atau kanal cerna dan organ-organ tambahan
  • Saluran cerna panjangnya  9 meter dan 6 bagian
  1. Mulut
  2. Esophagus
  3. Usus halus
  4. Usus besar
  5. Organ tambahan dalam system cerna
  6. Gigi
  7. 3 pasang kelenjar saliva
  8. Hati dan kelenjar empedu
  9. Pancreas
  • Mulut (oris) : rongga secara eksternal diikat oleh bibir dan pipi ; 2/3 bagian anterior, lidah mengisi dasar mulut.

Sistem Pencernaan Makanan

Tempat Cerna Secara Mekanis Dan Kimia

@ Lidah (lingua)

  • Banyak papillae (tonjolan) dan sel-sel sensoris sebagai indra perasa
  • Ada area khusus yang disebut daerah pengecap tersebar hamper seluruh area lidah
  • Fungsi lidah : sebagai organ pengecap, mengaduk dan membalikkan gumpalan makanan, membantu menelan, membantu bicara

@ Gigi (dentis) :

  • Bertugas untuk pencernaan fisik
  • Berdasarkan fungsi dibagi :

o   Gigi seri, mahkota runcing untuk memotong atau menggit

o   Gigi taring, mahkota bentuk kerucut untuk menyobek

o   Gigi geraham muka dan belakang (molar) mahkota bulat untuk mengunyah

@Kelenjar liur (glandula salivaris ), ada 3 pasang :

  • Kelenjar parotis (dibawah telinga)
  • Kel. Sub mandibula (dibawah rahang)
  • Kel. Sub maksila (dibawah lidah)

@ Liur terdiri dari : 99,5 % air agak kental mengandung mucin (lender dan protein ) dan enzim ptyalin (amylase mulut) dengan pH (6,8-7) netral

@ Fungsi liur :

  • Melembabkan dan melunakkan makanan
  • Mencerna amylum (ptyalin)
  • Melancarkan faal pengecap
  • Membersihkan mulut dan gigi

@ Tekak (pharyx = faring) merupakan persimpangan antara saluran napas dan saluran makanan.

Terdiri dari 3 daerah :

  • Nasofaring berhubungan dengan hidung
  • Orofaring berhubungan dengan mulut
  • Laringofaring berhubungan dengan jakun

Ketika menelan bolus (gumpalan makanan) anak lidah (uvula) dari posterior langit-langit yang lunak menutup nasofaring, jakun naik dan epiglottis ikut dan otot sphinter epiglottis menutup muara laringofaring ke tenggorok dan bolus bergerak lurus ke kerongkongan (esophagus).

Inilah contoh koordinasi otot yang sangat baik dan bila tidak tercapai dengan benar akan terjadi “tersedak”.

@ Kerongkongan (esophagus), kanal muscular dengan panjang  25 cm membentang dari faring ke laring. Secara histologis memiliki 4 lapisan (tunika) :

  • Lapisan dalam membrane mukosa (sekresi lendir)
  • Lapisan sub mukosa menghubungkan lap. Mukosa dan lap. muscular terdiri dari pembuluh darah dan saraf
  • Lapisan muskularis (otot) sebagai media
  • Lapisan luar fibrosa mengandung banyak serat elastis

@ Peristaltic mengandung makna gelombang dilatasi yang diikuti oleh gelombang kontraksi dimana otot rileks dan berkontraksi. Proses ini berlangsung  9 detik untuk satu gelombang peristaltic melewatkan bolus makanan dari faring ke lambung. Sejak esophagus gerakan bolus secara peristaltic. Gerakan ini dimiliki saluran-saluran cerna dan tidak di pengaruhi atau dapat melawan daya gravitasi.

@ Lambung (gaster, ventrikulus)

Bagian cerna paling lebar. Terletak antara ujung esophagus dan pangkal usus halus, dibawah diafragma agak kekiri dari garis tengah, bentuk J. kapasitas lambung orang dewasa  1500 ml, seluruh makanan meninggalkan lambung setelah 1-3 jam sesuai sifat makanan.

@ Lapisan lambung

  • Lapisan serosa luar-lap. visceral peritoneum
  • Lapisan otot
  • Lapisan submukosa
  • Lapisan membrane mukosa, tampak seperti sarang lebah terdapat kelenjar lambung. Mikus di sekresikan membantu melumasi makanan.

@ Terdapat 3 tipe sel pada mukosa lambung

  • Sel mukosa, sekresi lendir yang melindungi membrane mukosa dari kerja asam lambung
  • Sel-sel utama sekresi enzim pepsinogen dan sekresi rennin pada anak-anak
  • Sel-sel oxintik sekresi asam hidroklorida

 Sekresi getah lambung terjadi secara refleks dan diransang oleh sekresi hormone gastrin yang mencapai  kelenjar lambungyang dihasilkan 2-3 liter dalam 24 jam.

Getah lambung mengandung :

  • Air, garam mineral dan lendir
  • Asam hidroklorida (HCl)
  • Pepsinogen oleh HCl menjadi enzim pepsin (protein peptone)
  • Rennin mengkoagulasi protein menjadi kasein yang bekerja aktif pada bayi

Manfaat asam lambung :

o    Memberi reaksi asam yang diperlukan enzim lambung

  • Membunuh bakteri
  • Mengontrol filorus
  • Menghentikan kerja ptyalin
  • Mengubah pepsinogen menjadi pepsin

Pylorus memiliki otot spinter, mengatur turunnya makanan ke usus dari lambung oleh peristaltic, perbedaan tekanan, kealkalian usus.

Peranana utama lambung ialah menyimpan sementara makanan, melanjutkan pencernaan menjadi makanan setengah cair (bubur) yang disebut chymus.

@ Usus halus (intestinum), saluran konvolusi yang membentang dari filorus kesambungannya dengan usus besar pada katup ileo-sekum. Usus halus terdiri dari :

  • Duodenum, bagian kurva yang pendek, panjang 25 cm, bagian usus halus yang paling lebar dan kaku berbentuk huruf C dan kurva melingkari kepala pancreas.
  • Duktus2 kandung empedu, hati dan pancreas masuk ke asfek medial duodenum malalui ampula hepato-pankreastik. Duodenum memainkan peranan pusat dalam mengontrol pencernaan. Ketika makanan dari lambung masuk ke duodenum hormon2 di lepas dan secara simultan merangsang pelepasan empedu dari kantung empedu dan getah pancreas dari pancreas.
  • Hormon2 ini kolesistokinin, sekretin juga menghambat gerakan di dalam lambung dan sekresi getah lambung.
  • Yeyenum nama 2/5 bagian atas usus halus dan 3/5 bagian bawah yang disebut ileum.

Dinding usus halus mempunyai 4 lapisan yang sama sebagai sisa saluran cerna :

  • Lapisan serosa dibentuk oleh peritoneum
  • Lapisan muscular terdiri dari otot sirkuler dan otot longitudinal
  • Lapisan submukosa ada pembuluh darah, pembuluh limfe dan saraf
  • Lapisan membrane mukosa

Gambaran membrane mukosa usus halus

  • Membrane mukosa dikeluarkan ke dalam lipatan sirkular untuk meningkatkan area tersedia untuk absorpsi
  • Membrane mukosa mempunyai penampilan beludru akibat adanya tonjolan seperti rambut yang disebut vili. Setiap vili mengandung pembuluh limfe yang disebut lacteal dan pembuluh darah.
  • Membrane mukosa disuplai oleh kelenjar tipe tubular yang menyereksi gatah usus.
  • Fungsi usus halus yaitu mencerna dan mengabsorpsi makanan. Pencernaan oleh getah pancreas, empedu dan getah usus halus.

@ Ada 3 fase pencernaan

  • Fase sefatik, terjadi ketika kita berpikir, melihat atau mencium makanan yang menstimulasi pelepasan getah lambung. Inilah alas an mengapa lambung kita “keroncong” ketika lapar.
  • Fase gastric (seperti namanya), terjadi ketika makanan ada dalam lambung yang merangsang getah lambung.
  • Fase intestinal, terjadi ketika makanan memasuki duodenum dan sekresi serta gerakan lambung dihambat oleh mekanisme yang melibatkan hormone dan neuron.

Getah pancreas dan usus disekresi secara repleks melalui sensasi terhadap makanan dan melalui suatu hormone yang disebut sekretin (dihasilkan lapisan usus dan gastrin disekresi oleh dinding lambung.

Getah pancreas dan usus bersifat alkalin membuat makanan alkalin dalam reaksi.

@ Kandungan getah pancreas, kadar air = kadar air liur ; pH 8 ;garam alkalin Na, K (guna menetralkan keasaman kimus yang turun dari lambung)

@ Enzim-enzim :

  • Tripsonegen mengubah peptone dan protein menjadi asam amino (tripsinogen  tripsin)
  • Amilase mengubah Z. pati masak dan tidak masak menjadi maltosa
  • Lipase, memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol (setelah empedu mengemulsi lemak).

@ Getah usus mengandung air, garam dan enzim2 :

  • Enterokinase mengubah tripsinogen yang disekresi oleh pancreas menjadi pepsin aktif
  • Peptidase bekerja pada peptone mengubahnya menjadi asam amino
  • Maltose mengubah maltosa menjadi glukosa
  • Sukrase mengubah gula tebuh (sukrosa) glukosa
  • Lakrase mengubah lactose glukosa
  • Lipase mengubah lemak asam lemak dan gliserol

@Absorpsi

  • Karbohidrat dalam bentuk gula sederhana dan protein dalam bentuk asam amino oleh sel-sel vili dan masuk dalam kapiler darah, dibawah oleh vena porta ke hati.
  • Lemak dalam bentuk asam lemak dan gliserol di absorpsi oleh sel-sel tersebut menjadi droplet lemak. Droplet lemak nanti masuk ke dalam limfe dalam vili dan dialirkan oleh kapiler limfatik (lacteal) dan dinamai demikian karna limfe yang dikandungnya di buat seperti susu oleh doplet2 lemak dalam suspensi. Lemak itu berjalan melalui pembuluh limfatik ke cili sisterna dan dibawa duktus torasikus ke dalam aliran darah.

@ Usus besar, membentang dari ujung ileum sampai ke anus dengan panjang 1,5 dan dibagi 7 bagian :

  • Sekum
  • Kolon asenden
  • Kolon transversum
  • Kolon desenden
  • Kolon sigmoid
  • Rectum
  • Kanal anal

Dinding usus besar mempunyai 4 lapisan sama dengan sisa saluran cerna (lapisan serosa, lapisan muscular, lapisan submukosa dan lapisan membrane mukosa).

Fungsi usus besar yaitu mengabsorpsi air dan menyereksi feses. Gerakan kolon = gerakan pada usus halus hanya peristaltic tidak sering terjadi. Gelombang peristaltic yang sangat kuat terjadi 3-4 kali sehari mendorong materi ke kolon felvis.

Anda suka dengan artikel Sistem Pencernaan Makanan ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Sistem Endokrin. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Sistem Pencernaan Makanan" :

Ditulis dalam Kategori Biologi.