BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Perluasan dari penyerahan instruksional di luar membatasi dari kelas perguruan tinggi dan sekolah negeri. Instruksi dikirimkan ke kelompok dan individu yang terletak di rumah, tempat kursus, basis militer, dan tempat kerja, seperti di kelas yang khas. Keanekaragaman lingkungan belajar ini, dengan bermacam-macam persyaratan penyerahan interview, mengakibatkan sejuta sistem yang berbeda tentang kemampuan dan sistem transmisi yang mampu mencapai secara geografis dibubarkan.

Sistem teknologi yang canggih merupakan salah satu alat yang dapat digunakan dan dijadikan persyaratan pengembangan pelajaran misalnya melalui sistem telekomunikasi yang berkembang sebagai alat penghubung, interaksi belajar dengan melalui media televisi, komputer, satelit, televisi menyiarkan berbagai siaran yang baik yang terkait dalam dunia pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan pelajar untuk memudahkan mencapai tujuan pembelajaran bagi para siswa secara maksimal. Pada sisi lain,  media televisi memiliki kekurangan flexibilitas dan kemampuan siswa untuk memberikan umpan balik sangat terbatas

Rumusan Masalah

  1. Bagaimanakah jenis-jenis alat telekomunikasi?
  2. Bagaimana inovasi dari alat-alat telekomunikasi?

BAB II

INOVASI DALAM TELEKOMUNIKASI

Pendidikan Melalui Media Televisi

Ketika televisi menyediakan program interview sekolah mengambil keuntungan. Dalam satu stasiun televisi banyak orang yang mengoperasikan frekuensi UHF dan pesawat televisi waktu itu sulit mengambil suatu syarat UHF. Jika syarat diterima, para guru sering mengalami kesulitan dalam memilih saluran. Masalah lain yang dihubungkan dengan sifat yang tidak bisa dipisahkan dengan siaran televisi, guru terbatas dalam penggunaan siaran yang  ditayangkan oleh televisi instruksi karena ditentukan oleh jadwal siaran. Jadwal  yang dimaksud yaitu seorang guru harus lebih dulu menemukan suatu program siaran sehingga para siswa memandang atau menikmati program pada waktu itu. Kadang-kadang rencana pengajaran haus disesuaikan. Dalam hal ini jadwal merupakan suatu kelemahan pada semua tingkat, tetapi menyebabkan permasalahan tertentu di sekolah menengah, dimana jadwal pelajaran jarang bersamaan dengan jadwal siaran.

Akhir tahun 1960-an dan 1970-an terlihat suatu perubahan dari televisi instruksional. Untuk menyediakan fleksibilitas yang lebih besar dalam mengamati waktu, maka lebih banyak pengulangan dari program yang ditawarkan. Ada jgua mencoba untuk  menggunakan medium televisi kreatif, yaitu dengan menggunakan format produksi yang baru yaitu “tatap muka atau televisi guru dalam kamera”, digantikan oleh sandiwara berdasarkan cerita nyata, dalam bentuk dokumen.

Ketika format televisi menjadi lebih rumit, biaya produksi terus meningkat sehingga sulit bagi stasiun individu untuk memenuhi biaya dari produksi setempat, salah satu solusinya adalah dengan menyewa atau memprogram dari perpustakaan tape nasional. Salah satu agen yang mempeloporinya adalah great plains national television library, yang telah menempatkan lebih dari 18.000 unit pelajaran di kelas mulai dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi.

Solusi lain dari biaya produksi yang tinggi adalah pengembangan dari perjanjian kerja sama temporer, sumber daya para agen individu disatukan untuk membiayai program mutu yang tinggi. Usaha penggabungan ini dipelopori oleh Agency to instructional television, sekarang agency to instructional technology, di Bloomington. Organisasi ini digunakan lebih dari 50 provinsi dan negara.

Pada tahun 1960-an dan 1970-an terdapat suatu peningkatan pada jumlah perekam siaran ulang televisi dari video, yang memberi kendali para guru yang lebih besar pada kelas televisi. Mulai dari dasar, sekolah menengah dan perguruan tinggi sebagian besar sudah menggunakan video-perekam. Perguruan tinggi menggunakan video-perekam untuk menyediakan jalan baru bagi para siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran. Contohnya Stanford University mempunyai suatu program yang dikenal dengan istilah “Tutored Videotape instruction” yaitu suatu pembelajaran yang tidak bisa dicapai oleh suatu siaran. Metode ini menggunakan siaran ulang televisi dari video yang direkam sebelumnya tentang instruksi kelas yang ditunjukkan ke kelompok kecil  dari para siswa (misalnya tiga sampai sepuluh). Seseorang yang terampil dalam memimpin diskusi, mengamati tape bersama siswa yang lain dan memberikan dorongan kepada mereka untuk bertanya tentang apa yang diamati dari rekaman tersebut. Para siswa mendiskusikan pertanyaan dengan kelompoknya dan secara umum memecahkan pertanyaan-pertanyaan.

Jika diskusi kelompok atau guru privat tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut maka akan dibahas dalam sesi berikutnya. Sistem ini dikombinasikan dengan kuliah dan mereka yang diskusi dalam kelompok yang kecil. Para siswa bisa tinggal ditempatnya masing-masing, namun masih bisa mengambil keuntungan dari interaksi yang ada di kampus. Di Stanford sudah mengasingkan beberapa keuntungan, termasuk fakta bahwa sistem lebih murah dibandingkan kelas  atau ditayangkan di televisi.

Interview Television Fixed Service (ITFS) walaupun merupakan sistem siaran terbuka tetapi sistem ITFS juga lazim digunakan dan paling umum dalam mengirimkan program di bidang pendidikan. ITFS adalah suatu sistem siaran yang beroperasi pada suatu frekuensi di atas televisi normal. Peralatan yang khusus diperlukan untuk menerima isyarat dan perubahan frekuensi pada suatu isyarat televisi normal untuk mengamati pesawat televisi yang reguler. Sebab ITFS adalah suatu kapasitas rendah, sistem cakupan yang terbatas, yaitu lebih mahal dibandingkan rekan pendamping sistem UHF atau VHF nya.

Interview Television Fixed Service (ITFS) mempunyai beberapa keuntungan yaitu :

  1. Penawaran distribusi dengan biaya usaha yang relatif murah
  2. Menyediakan suatu tingkat kerahasiaan, karena khusus menerima peralatan yang diperlukan untuk mengakses signal
  3. Siaran secara umum dihadiahi oleh komisi pengawas komunikasi pemerintah pusat mengijinkan persamaan distribusi dalam memprogram untuk melayani audience.
  4. Penyerahan tempat kerja dari pelatihan lebih efisien dan biayanya telah efektif.
  5. Kemampuannya untuk dua jurusan komunikasi, termasuk inter-aktivitas komputer dan umpan balik audio, mempromosikan interaksi indera-siswa

Teletext

Teletext adalah mempertimbangkan sistem transmisi dari informasi via interval kosong dari suatu isyarat televisi, bentuk yang tak terpakai disebut sebagai gulungan hitam. Bentuk ini adalah sekarang digunakan untuk mengirimkan data test dan teks tertutup. Keuntungan dari teletext adalah mendapatkan pengendaraan yang Cuma-Cuma dalam isyarat siaran. Kerugian adalah sejumlah kecil halaman atau bingkai yang dapat disimpan (secara umum 100 – 200 halaman), juga sistem jalan searah; tidak menghasilkan inter-aktivitas penuh pada dua jurusan. Masalah lain adalah biaya yang digunakan lebih mahal.

Proyek demonstrasi teletext telah mengadakan percobaan dengan penyerahan berbagai bahan-bahan di bidang pendidikan. KCET (Los Angeles) teletext yang digunakan di supplement sekolah dalam program televisi, menyediakan kuis melengkapi kurikulum sekolah yang reguler, dan memberikan kemudahan menyampaikan informasi kepada pengguna  televisi interview. WGBH (Boston) yang diuji dibidang pendidikan untuk melayani sekolah menengah, dan teletex ditempatkan pada museum yang lokal, sekolah negeri, dan departemen menyimpan.

Eksperimen ini  menunjukkan bahwa para guru dipercayai sebagai bahan motivasi.

Vidiplex

Vidiplex adalah suatu sistem elektronika-digital yang mempertimbangkan transmisi dari dua isyarat video di kabel/telegram, atau satelit transponder. Sistem vidiplex sekarang ini digunakan di Nebraska untuk memancarkan program berkelanjutan di bidang pendidikan dari universitas di Lincoln ke Nebraska barat. Programnya adalah “Piggybacked’ dalam isyarat jaringan ETV yang reguler. Sejak vidiplex tidak menghasilkan transmisi audio program, komunikasi audio jemu akan bentuk telepon standar. Sistem ini menginstall sekitar $ 235. 000, menyediakan suatu cara untuk para siswa yang dipindahkan dari universitas untuk menerima coursework. Penggunaannya memaksimalkan pemanfaatan dari bentuk interkoneksi yang disewa.

Peningkatan Video dan Audio

Sebagai tambahan terhadap pengembangan siaran, kabel/telegram, satelit dan distribusi ilmu optik serabut, adil juga riset berkelanjutan untuk meningkatkan komponen audio dan video. Sebagai contoh, pekerjaan yang pantas dipertimbangkan dilaksanakan di Jepang adalah televisi definisi-tinggi. Ada tahun 1981 suatu kelompok perusahaan Jepang yang diperkenalkan suatu jaringan televisi definisi-tinggi yang menggunakan suatu layar televisi 1125-line, sebagai lawan national television system committee America Serikat (NTSC) arus baku 525 bentuk. Gambaran berisi sekitar 5  kali lebih banyak informasi video dibandingkan dengan pesawat televisi yang konvensional. Hasilnya adalah resolusi yang luar biasa, yang dipenuhi dengan kaya warna. Sistem yang demikian mempunyai keuntungan untuk pendidikan. Dengan keuntungan yang tidak bisa dipisahkan, satu kekuatan mempertanyakan mengapa TV yang berdefenisi-tinggi belum diperkenalkan di Amerika Serikat. Jawabannya adalah bahwa disamping atraksinya, ada kelemahan tertentu. Selama itu memerlukan luas bidang yang luar biasa, suatu saluran televisi yang berdefenisi-tinggi harus mempunyai  5 kali kapasitas dari suatu televisi konvensional. Kelemahan ini adalah bahwa penerima televisi diperkirakan 30% lebih mahal.

Videodisc

Fungsi dari videodisc menyediakan fleksibilitas yang luar biasa pada presentasi dari bahan-bahan interview. Videodisc dapat juga digunakan bersama dengan suatu komputer. Kode digital yang mengendalikan bingkai cakram membuat kombinasi dari komputer dan videodisc. Kombinasi ini menciptakan suatu format interview, yang mana mempunyai/ memberikan motivasional.

Kualitas kolaboratif dari media visual dikombinasikan dengan karakteristik semakin menonjolkan keilmuannya yang bersifat rencana dari komputer itu. Videodisc menyediakan gambar hidup atau tenang, dan tanggapan proses komputer, ketika videodisc  dan suatu komputer digunakan bersama-sama, gambaran komputer mungkin dilapiskan secara langsung di atas gambaran video akan mungkin dipertunjukkan pada  monitor yang berpisah.

Videodisc telah dikutip sebagai alat penyimpan informasi kepadatan tinggi.

Anda suka dengan artikel Inovasi Dalam Telekomunikasi ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Realisasi Iman Dalam Kehidupan Sosial. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Inovasi Dalam Telekomunikasi" :

Ditulis dalam Kategori Karya Tulis Ilmiah, Techno.