Jaringan epitel kelenjar, yaitu jaringan yang dibentuk oleh sel-sel terkhususkan dalam menghasilkan suatu sekret cair yang komposisinya berbeda dengan komposisi darah dan cairan inter sel. Senyawa trsebut biasanya disimpan dalam nentuk butir-butir kecil yang disebut granula sekretori (Adnan, 2004).

Kelenjar dibentuk dari jaringan epitel. Sel-sel epitel berproliferasi dan menembus kedalam jaringan penyambung atau jariingan ikat. Mereka dapat mempertahankan dapat mempertahankan hubungannya dengan eptel atau tidak. Bila hubungannya tidak dipertahankan, terbentuk jaringan endokrin. Sel-sel ini dapat tersusun dalam bentuk tali aatau folikel. Luman folikel mengumpulkan sejumlah besar sekresi. Jika hubungannya bisa dipertahankan kelenjar eksokrin (Adnan, 2004).

Berdasarkan cara penggetahan oleh sel-sel yang membangunnya, kelenjar eksokrin dibedakan atas kelenjar merekrin, apokrin, dan halokrin. Kelenjar merokrin merupakan kelenjar yabng paling banyak dijumpai. Pada saat kelenjar (i) sel kelenjar menampang secret pada bagian distal, (ii) bagian sl yang mengalami secret dengan penuh akan disimpan, dan (iii) bagian yang penuh dengan secret akan aktif, secret dikumpulkan pada distal dan selanjutnya digetahkan keluar dengan cara eksositosis tanpa merusak sel itu sendiri, misalnya kelenjar luda, parotid, kelenjar sub lingualis dan sub mandibularis. Pada kelenjar apokrinsekret dihasilkan dengan cara merusak bagian epical sel yang mengandung banyak granula-granula sekretori. Cara penggetahannya yaitu dilepaskan. Jika sel kelejar yang telah pernah menggetahkan aktif kembali, maka sel kelenjar tersebut harus tumbuh lebih dulu hingga mencapai ukuran semula (Adnan, 2004).

Pada mulanya berbagai jenis kelenjar dimasukkan dalam tipe kelenjar apokrin, misalnya kelenjar ketiak, susu, dan kelenjar mammae. Pengamatan dengan miskroskop elktron tidak mendukung lagi adanya kelenjar yang menghaslkan sekretnya dengan mengorbankan bagian apeks sel. Oleh sebab itu, kelenjar yang pada mulanya dimasukkan kedalam kelenjar apokrin, kini dimasukkan kedalam kelenjar merokrin. Pada kelenjar halokrin, secret dihasilkan dngan pecahannya seluruh sel untuk menjadi secret, misalnya kelenjar minyak yang ada pada rambut yang berfungsi untuk menyemir rrambut pada kulit. Proses sekresinya berlangsung sebagai berikut, yaitu (i) lapisan basal sel kelenjar bermitosis, (ii) sel terdesak setengah dan mengandung tetesan lemak dan granula-granula sekretori atau vakuola, (iii) makin ketengah sel makin pucat dan vacuola makin bertambah, makain jauh ketengah nutrient makin kurang, dan pada akhirnya sel-sel mati, dan (iv) sel lemak yang telah mati keseluruhannya dilepaskan dan diganti oleh sel-sel cadangan yang disebut sel indifferen (Adnan, 2004).

Berdasarkan sifat dari getah yang dihasilkan, dikenal ada dua jenis kelenjar yaitu kelenjar nonseluler dan kelenjar seluler. Kelenjar nonseluler yaitu, kelenjar yang menghasilkan getah tidak berupa sel, misalnya enzim dan hormone. Kelenjar seluler yaitu kelenjar yang sekretnya berupa sel telur, dan testis sekretnya berupa sperma. Berdasarkan sifat sekretnya, kelenjar dikelompokkan menjadi tiga, yaitu kelenjar mukosa, kelenjar serosa, dan kelenjar campuran. Kelenjar mukosa menghasilkan secret berupa cairan yang kental yang terdiri dari gliko protein, sering disebut mocus.Kelenjar serosa yaitu kelenjar yang menghasilkan secret berupa cairan encer dan biasanya berupa enzim dan dinamakan sereus. Kelenjar campuran yait, kelenjar yang berupa sekretnya berupa mokus dan sereus. Kelenjar yang menghasilakan mocus disebut kelenjar sero atau mukoserosa (Adnan, 2004).

Jaringan epitel ada yang berfungsi sebagai kelenjar dalam arti maupun menghasilkan secret. Sebagian besar organ tubuh bagian dalam berarti mampu menghasilkan secret dan berisi kelenjar dalam satu atau bentuk lain dan hasil pemisahan itu dapat mungkin didistribusikan secara luas. Kelem\njar dapat bersifat endokrin dan eksokrin (Kimball, 1999)

Ciri morfologi; kelenjar uniseluler terdiri dari satu sel Yang tersusun dalam epitel yang tergolong bukan kelenjar. Dikenal sebagai mangkok (goblet cells) yang menghasilkan lendir (mucinogen) yang dilepaskan kepermukaan epite yang bekerja sebagai pelicin. Karena hasil sintesis butir secret ditimbun pada kutub bebas inti sel terletak bawah,berbentuk lonjong. Bentuk sel terjadi seperti mangkok. Kelenjar multiseluler terdiri dari banyak sel dan pada umumnya tergolong dalam tebal. Susunan sel dapat mengelompok, atau hanya sebagian kecil berfungsi sebagai jung kelenjar., dan selebihnya sebagai alat pnyalur secret.bentuk ini disebut kelenjar ekstreapitel, sedangkan kelenjar intra epitel,letak gugus sel kelenjarnya terbentuk dalam sel permukaan (Bajpai, 1997).

Kelenjar endokrin terdiri dari banyak sel dan tidak memiliki alat penyalur secret.sekret keluar dari sel ditampung oleh cairan jaringan yang selanjutnya diseraf oleh pembulu limfa dan pembulu darah kesasaran kerja. Kelenjar eksokrin bersifat multiseluler dan memiliki ujung kelenjar dan memiliki alat penyaluran keluar. Sel-sel ujung kelenjar aktif menghasilkan secret yang dihasilkan menuju sasaran kerja oleh alat penyalur. Bentuk kelenjar eksokrin adalah kelenjar sederhana siple glands, terdiri dari satu sel atau beberapa sel yang langsung menumpungkan secret kepembulu epitel, atau melalui saluran pendek yang tidak bercabang. Kelenjar majemuk(compound glands) bersifat multiseluler dengan ujung kelenjar serta alat penyalur yang bercabang-cabang (Delman, 1989).

Jaringan epitel merupakan suatu lapisan dari sel-sel yang susunanya rapat, mtriks ekstraselnya sedikit dan bias any membatasi rongga – rongga didalam tubuh atau menutupi permukan tubuh. Epitel tersebut biasanya dinamakan epitel penutup. Jaringan epitel dapat juga dijumpai pada berbagai kelenjar.oleh sebab itu dinamakan epitel kelenjar (Adnan, 2005).

Jaringan epitel adalah jaringan yang melapisi permukaan tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh, organ tubuh atau permukaan saluran tubuh sel hewan. Jaringan epitel terdiri dari satu banyak lapis sel, yang menutupi permukaan dalam dan diluar suatu organ . Secara embriologi, jaringan ini berasal dari lapisan ectoderm. Dibagian tubuh luar, epitel ini membentuk jaringan pelindung, sedangkan pada bagian dalam tubuh, jaringan epitel dapat disepanjang organ. Jaringan epitel dibedakan berdasrkan bentuk dan jumlah lapisan sel penyusunnya, yaitu  (1) epithelium suatu lapis ( simple epithelium ). Epitel ini terdiri dari sel-sel berbentuk pipih, kubus dan silindris ( batang). Epithelium pipih selpaisditemukan antara lain pada laisan endotel pembuluh darah. Ephitelium bentuk kubus ditemukan pada kelenjar tyroid dan pembuluh darah. Ephitel berbentuk silindris ( batang ) ditemukan pada lambung dan usus (Anonim, 2008)

Anda suka dengan artikel Jaringan Epitel ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Budaya Sebagai Sarana Kemajuan Dan Sebagai Ancaman Bagi Manusia. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Jaringan Epitel" :

Ditulis dalam Kategori Karya Tulis Ilmiah.