Tiap kali menjelang Final semester, aku kembali mengatur strategi belajar yang baik. Juga malam ini. Biasanya, yang paling sering digunakan adalah strategi SKS (Sistem Kebut Semalaman), terutama pada mata kuliah yang hanya perlu dibaca-baca ulang. Review dan kemudian diingat. Tapi pada mata kuliah yang hitung-hitungan (seperti kebanyakan pada jurusanku) hal itu tidak dapat dilakukan. Apa gak stress kalau mesti menghafal semua rumus dalam waktu kurang dari 12 jam sebelum ujian? Jika rumusnya tidak membutuhkan analisis mah mungkin saja, tapi rumus di level ini sudah terlampau sulit menurutku
Tapi jika memang darurat, terpaksa sistem SKS pun diterapkan pada semua materi kuliah. Tapi ada strategi yang menurutku lumayan bagus untuk mengejar ketertinggalan kereta untuk tiap ujian semester.

Yang pertama, kuasai materi inti yang menjadi pokok bahasan materi dimaksud. Jangan hanya menggambar wajah atau model baju dosen ketika ia mengajar. Usahakan sebaik mungkin memahami setiap ucapannya. Karena, materi pelajaran yang diterima lewat dua indera (mata dan telinga) akan lebih lama tersimpan dalam memori jangka pendek kita. Jika ia diulang terus menerus, ia akan tertanam dalam memori jangka panjang kita. Nah, inilah pokok bahasan utama yang akan selalu diingat. Otak sejenis aku mungkin hanya akan mampu menyerap pokok masalah. Bukan hal-hal kecil yang kadang tidak penting. Dan skala prioritas belajar memang penting. Utamakan hal yang ingin dikuasai terlebih dahulu, baru hal-hal yang berkaitan dengannya.

Kedua, ulangi pelajaran jika ada waktu. Meski pun ini tidak akan mudah terlaksana. Aku lebih memilih untuk utak-atik template blog, main game, baca artikel dari internet, atau sekedar dengerin musik, daripada mengulang materi kuliah. Uffh … Aku memang payah. Ini yang mengakibatkan kegelisahan yang teramat sangat ketika waktu ujian sudah dekat. Apalagi jika materinya sulit. Mmm… Jadinya repot sendiri kan!

Ketiga, pahami model belajar yang kamu gunakan. Masing-masing dari kita berbeda. Ada yang senang belajar pada tengah malam dikala orang lain terlelap, ada yang belajar di tengah ratusan pembaca lain, ada orang yang belajar sambil denger musik, ada yang belajar lewat rekaman suara, ada yang belajar lewat chating di internet, ada yang belajar sambil baca buku ketika buang air, ada yang gampang menghafal ketika ada cemilan di sampingnya, ada yang pintar mengingat hanya ketika di dalam kelas, ada yang belajar dengan berdiskusi kelompok, ada yang belajar dengan mengerjakan latihan-latihan di buku paket, dan lain sebagainya. Dan yang jelas, ada yang belajar hanya ketika ujian akan datang esok hari. Seperti kata Fitri, ketika kita terdesak, maka materi pelajaran akan dipaksa masuk ke dalam otak kita. Bisa-bisa jebol tu harddisknya!

Keempat, sistem kerja otak kita katanya : mudah menerima info dari materi pelajaran hanya di awal dan di akhir pembelajaran, khususnya pada 15 menit pertama dan 15 menit terakhir. Hal ini berimbas pada perlunya rileks di tengah kondisi belajar. Jika dimungkinkan, kita harus belajar (memaksa otak untuk bekerja) selama setengah jam (30 menit), hanya 30 menit. Setelah itu beristirahatlah selama 20 menit, rilex, nonton tivi, main game atau apapun. Yang jelas bisa menghilangkan kerutan pada jidat. Nah, setelah itu, lanjutkan belajar lagi. 30 menit kedua, break, 30 menit ketiga, dan seterusnya.

Kelima, jangan lupa baca basmalah di awal dan hamdalah di akhir belajar. Jangan kira usaha kita akan mampu berjalan tanpa ada dukungan dari doa. Karena pentingnya doa itu, maka ia harus berjalan beriringan. Agar ilmu yang kita dapat tidak hanya bermanfaat, tapi juga membawa berkah bagi kita. Semoga itu yang selama ini ada dalam diri kita. Amin.

Semoga tips ini berguna bagi pembaca. Tulisan ini saya buat di tengah kesibukan otakku mengingat kembali materi kuliah evaluasi. Doakan besok sukses. Amin …

Anda suka dengan artikel Tips Belajar Efektif ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Pendapat Mu’tazilah, Asy’ariah, Al-Maturidi & Bukhara Tentang Wahyu Dan Akal. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Tips Belajar Efektif" :

Ditulis dalam Kategori Metode Pembelajaran, Motivasi Belajar.