Blog auto generated content (AGC) sekarang dah merebak di mana-mana. Jika anda biasa melakukan pencarian lewat google, kemudian menemukan sebuah blog yang hanya berisi link-link yang *mungkin* berkaitan dengan judul pencarian, tapi ketika diklik tak berpindah dari blog bersangkutan, berputar tak jelas tanpa henti, berarti anda sedang berada di blog yang menerapkan auto generated content.

Dulu mungkin blog AGC gampang ditebak, misalnya jika ada yang link-nya berbentuk

Namun kini tak lagi begitu. Perkembangan model permalink pada auto generated content sangat cepat. Kini bahkan terlalu sulit menebak apakah sebuah blog menerapkan AGC atau tidak, kecuali jika anda terbiasa melakukan pencarian dan mengamati permalink-nya. Sekarang permalink pada blog AGC telah bisa berubah menjadi model seperti berikut :

  • www.domain.com/search/key-key-key (www.onlinesyariah.com/search/belajar-matematika-sma)
  • www.domain.com/search/key-key-key/ (www.onlinesyariah.com/search/belajar-matematika-sma/)
  • www.domain.com/topic/key-key-key (www.onlinesyariah.com/topic/belajar-matematika-sma)
  • www.domain.com/key-key-key (www.onlinesyariah.com/belajar-matematika-sma)

Lha, hebat to?! Jika anda bertanya, apa untungnya mereka memasang auto generated content? Wah, ini masalah trafik bung. Blog dengan AGC memiliki trafik yang berlipat ganda dari pada blog biasa. Jika sebuah blog biasa mungkin dapat dikunjungi oleh maksimal 40.000-an klik perhari, blog AGC bisa dua kali lipatnya, hingga 80-100ribuan per hari. Saya pernah dengar salah seorang pemilik blog AGC bisa mendapatkan hingga 2juta pageviews sebulan. Ckckck .. klik dalam blog mungkin akan dihubungkan lagi dengan pendapatan sang empunya blog. Jika dipasangi Program PPC atau adsense, wow … penghasilannya bisa berlipat.

Meski begitu, blog AGC rawan dibanned atau di deindex oleh google. Artinya, dimasukkan dalam daftar hitam sebagai blog sampah, spam, yang kontennya tidak akan ditampilkan dalam hasil pencarian google. Atau juga kalau bukan google yang nge-banned, bisa jadi dibanned oleh penyedia hosting. Pasalnya, pemasangan auto generated content akan mengakibatkan bandwith berlipat ganda. Salah seorang teman yang blognya hanya dikunjungi 800 klik per hari saja, bandwithnya yang berjumlah 4.5GB dah habis pada hari ke-14. Nah lo … Kalo dipasangi AGC, belum cukup sehari dah akan muncul “BANDWITH LIMITED …”. Wakaka …

Tips dan trik berikut mungkin berguna bagi sahabat yang sedang googling, mengefisienkan waktu untuk menemukan artikel terbaik yang sesuai dengan keinginan.

  • Amati permalink (tautan) yang muncul di bawah setiap judul halaman yang diindex google. Jika modelnya adalah www.domain.com/search/key+key+key mungkin ini AGC. Boleh sih dibuka, tapi kalo ternyata hasilnya adalah link-link tak jelas. Mending tinggalkan saja.
  • Kalau tidak ingin meninggalkan, amati dulu. Biasanya di bawah link-link tak jelas pada halaman blog AGC terdapat permalink asli untuk tautan sesuai judul. Jadi ceritanya blog AGC hanya mengambil judul artikel blog atau situs lain untuk ditampilkan dalam halaman mereka, tapi link-nya sudah bukan link asli. Link-nya telah dimodifikasi sedemikian sehingga pembaca hanya akan berputar-putar tak jelas di blog AGC. Ujung-ujungnya adalah klik, klik, klik. Pengunjung bingung dan pemilik blog dapat dollar. Jiahaha …
  • Amati alamat blog yang menggunakan AGC. Hanya ada beberapa yang paling terkenal kok. Jika terbiasa, anda akan hafal dengan nama blog tersebut. Jika lain waktu googling kemudian mendapatkan salah satu blog dalam hasil pencarian, mending gak usah diklik, cari halaman lain saja. Mungkin lebih relevan.
  • Lakukan pencarian dengan menggunakan direktori BLOG pada google, bukan WEB. Biasanya hasil pencarian dengan blog lebih ‘manusiawi’ daripada dengan menggunakan web. Hahaha …

Mungkin itu saja. Semoga bermanfaat.

Anda suka dengan artikel Cara Menghindari Blog Auto Generated Content Pada Hasil Pencarian Google, Gimana? ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Contoh Angket Penelitian Bahasa Inggris. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Cara Menghindari Blog Auto Generated Content Pada Hasil Pencarian Google, Gimana?" :

Ditulis dalam Kategori Tips SEO.