Ini sebenarnya bukan lagi masalah sekedar pengetahuan, ini adalah masalah kepercayaan. Kiamat, mungkin hanya ada dalam istilah agama Islam, yang berarti akhir dari kehidupan seluruh umat manusia di dunia, yang akan dilanjutkan dengan masa kebangkitan manusia. Lantas semua orang akan berkumpul dalam sebuah tempat sangat luas, panas, dengan jarak matahari lebih dekat dari saat ini, tempat yang dikenal dalam Islam dengan nama Padang Mahsyar.

Jumat kemarin sempat nonton film 2012. Hari launching pertama di 21, Mall Ratu Indah, Makassar. Film yang katanya menghabiskan dana sekitar $ 200 juta itu menurut saya tak terlampau istimewa dibandingkan dengan adegan Spiderman 3 atau animasi sebaik Eragon. Jalan ceritanya juga tak semenegangkan The Bourne Ultimatum. Filmnya tak terlalu istimewa. Beneran. Apalagi jalan ceritanya?! Lha wong di akhir cerita itu ada banyak manusia yang berhasil selamat kok. Masa’ ada kiamat bagi beberapa orang saja. Jika yang dimaksud adalah musibah, mungkin saja ada yang selamat. Lha ini kiamat e! Kiamat berarti akhir dari kehidupan seluruh umat manusia. Ceritanya sendiri mirip dengan kisah Nabi Nuh, dimana banjir besar melanda dan gempa dimana-mana, akhirnya orang yang menumpang bahteranya yang selamat. Itu saja!! Bukan kiamat sedahsyat gambaran Qur’an surah Al-Zalzalah. Bukan!! Hanya bencana kecil!! Kiamat sungguh akan lebih besar dari itu, jauh lebih besar! Tak ada lagi gravitasi, tak ada kehidupan, tak ada kehidupan, apalagi ketenangan. Semua diguncang, seguncang-guncangnya. Gunung beterbangan, laut ditumpahkan ke daratan, daratan terbelah, retak, hancur. Orang panik berlarian ke sana-ke sini, sehingga kepanikannya membuatnya mengira bantal adalah anaknya. Tak ada lagi orang yang peduli pada orang lain, hanya ada keegoisan ekstra kuat dalam diri. Hanya perasaan takut akan adzab Allah.

Menyikapi anggapan yang beredar tentang ini, sejujurnya saya sudah sangat tidak peduli tentangnya sejak awal isu itu beredar di tahun 2007 di artikel ini dan ini

Pada artikel yang pertama,aq menuliskan mengenai penyelarasan Galaksi (Galatic Synchronization) yang diramalkan bangsa Maya akan benar-benar memasuki tahap puncaknya di tahun 2012 nanti. Telah aq uraikan juga pada artikel sebelumnya, bahwa siklus penyelarasan Galaksi ini memang terjadi setiap 5125 tahun sekali,titik permulaannya adalah pada tahun 3113 SM dan mencapai titik puncaknya di tahun 2012 M (3113 + 2012 = 5125). Selama siklus besar ini berjalan, setidaknya ada 13 tahap paling utama yang dilalui oleh kehidupan Manusia diantara jenjang waktu 5125 tahun itu. Berikut ini aq coba uraikan ke-13 tahap itu …

Pada 09 September 1999 (09-09-09) dulu juga pernah ada isu kiamat. Katanya dunia akan gelap, cahaya akan hilang, makanya berbondong-bondong orang harus beli baterei untuk senter. Lucu … Lha wong kiamat kok hanya dihubungkan dengan ketiadaan cahaya. Pada hari itu, saya berjalan kaki ke sekolah, kebetulan masih kelas 3 SMP. Paginya cerah, siangnya juga cerah, tak ada satu pun fenomena yang aneh yang terjadi. Hingga akhirnya orang-orang yang percaya bahwa kiamat telah tiba pasti akan merasa kecewa tentangnya.

Apalagi jika mesti percaya kepada omongan Mama Lauren, orang indigo yang bisa membaca apa yang akan terjadi. Entahlah, bagi saya omongannya hanya sekedar angin lalu. Jika beliau mengatakan bahwa beliau tak mampu menerawang apa yang terjadi setelah tahun 2012, itu pasti karena ilmu kanuragannya telah expired, kadaluarsa, tak laku lagi, atau atau malah telah terjadi sesuatu pada diri Mama Lauren sehingga tak mampu menerkanya.

Jika benar apa yang dikatakan oleh Suku Maya, Mama Lauren, Pembuat Film 2012 tentang terjadinya kiamat, saya menantang beliau semua untuk menentukan kapan akan terjadi gempa di Nusantara Indonesia ini ‘lagi’, biar saya bisa beritahu teman-teman dan saudara saya untuk bersiap!!!

Jika benar apa yang dikatakan oleh Suku Maya, Mama Lauren, Pembuat Film 2012 tentang terjadinya kiamat, saya menantang beliau semua untuk menentukan kapan akan terjadi bencana karena pencairan es di kutub menyebabkan banjir besar karena global warming!!!

Jika benar apa yang dikatakan oleh Suku Maya, Mama Lauren, Pembuat Film 2012 tentang terjadinya kiamat, saya menantang beliau semua untuk menentukan kapan hujan akan turun di Makassar tercintaku sehingga banjir meluap menyebabkan gadisku tak bisa pergi ke kampus !!! *Halah! Pasti bulan 12, mendekati Puncak Taon Baru!

2012, belum kiamat. Selama masih ada adzan dikumandangkan di bumi Allah, kiamat masih akan diundur oleh-Nya. Kiamat adalah rahasia Allah, yang tak satu pun orang, suku atau bangsa yang akan dapat menentukannya. Jika Anda percaya pada Allah, Anda tak akan pernah khawatir tentang 2012, 2013, 2014, 2015, 2016 atau pun seterusnya, setiap saat Anda akan siaga. Buat apa khawatir tentang 2012, lha wong besok saja kita belum tentu masih hidup. Siapa yang menjamin besok sampeyan masih bisa online membaca tulisan di blog ini lagi?

Jika ingin bahagia, hiduplah untuk hari ini saja. Lupakan apa yang telah terjadi kemarin, dan jangan risaukan apa yang akan menimpamu esok hari. Hidup yang indah ini terlalu sia-sia jika hanya digunakan untuk merisaukan tentang kiamat di 2012.

Anda suka dengan artikel Kiamat 2012?! Halah! Ora Usah Percoyo! ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Kita Butuh Uya Kuya Untuk Mengurangi Segala Jenis Kejahatan Di Indonesia!. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Kiamat 2012?! Halah! Ora Usah Percoyo!" :

Ditulis dalam Kategori Ensiklopedi.