Dear sahabat, setelah kemarin kita membahas tentang Pengaruh Pemupukan NPK pada Kedelai dan Pengaruh Legin pada Kedelai kini kita akan membahas tentang Pertumbuhan Kedelai dengan Panjang Gelombang Cahaya Matahari yang Berbeda.

Kedelai merupakan tanaman pangan berupa tanaman semak yang tumbuh tegak. Kedelai jenis liar glycineururiencis, merupakan kedelai berbagai kedelai yang kita kenal sekarang (glycine max (L) merril berasal dari daerah manshukuo Cina utara. Berdasarkan peninggalan arkeologi, tanaman ini telah dibudidayakan sejak 3500 tahun yang lalu di Asia Timur. Di Indonesia telah di budidayakan mulai abad ke 17 sebagai tanaman makanan dan pupuk hijau.

Pertumbuhan Kedelai dengan Panjang Gelombang Cahaya Matahari yang Berbeda

Sebagai petani sangat penting untuk mengetahui kondisi terbaik untuk pertumbuhan produk mereka. Di masa lalu, hanya dengan pengalaman sebagian besar petani dan petani belajar apa musim terbaik untuk penanaman tanaman tertentu. With modern technologies and production of plants in green houses and other controlled environments, we have lost part of our dependencies to seasons and weather conditions. Perlu untuk mengetahui kondisi terbaik dan menyesuaikan lingkungan kita, agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Suhu, cahaya, udara, air, tanah, pH dan nutrisi merupakan salah satu faktor yang dapat dipelajari untuk setiap tanaman tertentu.

Cahaya merupakan salah satu faktor lingkungan terpenting, bekerja pada tanaman tidak hanya sebagai sole source of energy, but also as the source of external information, affecting their growth and satu-satunya sumber energi, tetapi juga sebagai faktor eksternal, yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya. Pengaruh kualitas cahaya terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman telah banyak diselidiki, dimana diketahui bahwa spektrum yang nampak (visible) diperlukan untuk pertumbuhan tanaman.

Tanaman tumbuh dengan baik dapat dilihat pada banyak sedikitnya daun yang tumbuh serta tinggi tanaman. Semakin banyak daun, dapat dikatakan tanaman itu tumbuh dengan subur. Karena tanaman tersebut dapat menyerap unsur hara yang terdapat pada tanah kemudian digunakan untuk tumbuh serta menghasilkan daun yang selanjutnya akan digunakan tumbuhan tersebut untuk berfotosintesis.

Pertumbuhan Kedelai dengan Panjang Gelombang Cahaya Matahari yang Berbeda

Tabel 3.1 Tinggi Tanaman kedelai di Dalam Rumah Kaca

Tanaman

Minggu Ke- (cm)

1

2

3

4

5

6

7

8

Pot A

-

-

-

-

-

-

-

-

Pot B

-

-

-

-

-

-

-

-

Pot C

-

-

-

-

-

-

-

-

       Sumber : Hasil Rekapitulasi Data Kelompok

Dari data di atas dapat di ambil kesimpulan bahwa tinggi tanaman kedelai di dalam rumah kaca tidak tumbuh, hal ini di karenakan faktor- faktor yang mempengaruhi yaitu faktor internal dan eksrernal. Faktor internal antara lain yaitu pemilihan bibit hal ini disebabkan karena pada saat praktikum kuarangnya teliti dalam pemilihan bibit hal ini yang menyebabkan tidak tumbuhnya tanaman kedelai di rumah kaca. Kurangnya unsur hara dalam tanah hal ini yang menyebabakan pertumbuhan kurang optimal.

Faktor eksternal antara lain faktor lingkungan dan faktor perawatan, yang meliputi faktor lingkungan antara lain yaitu intesitas cahaya yaitu di dalam rumah kaca intensitas cahaya sangat berkurang dikarenakan cahaya yang masuk hanya sebagian dan sebagiannya dipantulkan lagi. Faktor suhu yaitu suhu dirumah kaca sangat lembab dikarenakan suhu di rumah kaca tidak bisa keluar ruangan dan faktor perawatan yaitu penyiraman yang kurang optimal hal ini yang menyebabkan tumbuhan tidak tumbuh,  kurang optimalnya pemberantasan hama penyakit pada tanaman sehingga tanaman tidak tumbuh sesuai yang diharapakan.

 Tabel 3.1 Tinggi Tanaman kedelai di Luar Rumah Kaca

Perlakuan

Tinggi Tanaman (cm)

Rata-Rata

Pot 1

Pot 2

Pot 3

Dengan Legin

49

47

52

49,33

Tanpa Legin

47

45

46

46

Sumber : Hasil Pengamatan

Tabel 3.2 Tinggi Tanaman kedelai di dalam Ruangan

Perlakuan

Tinggi Tanaman (cm)

Rata-Rata

Pot 1

Pot 2

Pot 3

Dengan Legin

52

57

55

54,6

Tanpa Legin

44

45

50

46,3

Sumber: Hasil Pengamatan

Dari data di atas dapat di ambil kesimpulan bahwa tinggi tanaman kedelai di luar rumah kaca hanya tumbuh 1 pot, dengan tinggi tanaman 49 cm pada minggu ke 8. Mungkin hal yang mempengaruhi pertumbuhan pada pot A, yaitu waktu penanaman yang tepat (sesuai musim), tersedianya unsur hara di dalam tanah yang tercukupi, benih yang bagus, kedalaman benih yang tepat dan perawatan yang optimal.

Serta faktor yang mempengaruhi tidak tumbuh antara lain faktor internal dan faktor eksrernal. Faktor internal antara lain yaitu pemilihan benih hal ini disebabkan karena pada saat praktikum kurang teliti dalam pemilihan benih hal ini yang menyebabkan tidak tumbuhnya tanaman kedelai. Kurangnya unsur hara dalam tanah hal ini yang menyebabakan pertumbuhan kurang optimal, kedalaman benih yang salah dan tidak sesuai prosedur.

Faktor eksternal antara lain faktor lingkungan dan faktor perawatan, yang meliputi faktor lingkungan antara lain yaitu kurangnya intensitas cahaya, suhu dikarenakan suhu yang terus berubah sehingga tanaman tidak tumbuh secara optimal dan faktor perawatan yaitu penyiraman yang kurang optimal hal ini yang menyebabkan tumbuhan tidak tumbuh,  kurang optimalnya pemberantasan hama penyakit pada tanaman seperti gulma sehingga tanaman tidak tumbuh sesuai yang diharapakan.

Anda suka dengan artikel Pertumbuhan Kedelai Dengan Panjang Gelombang Cahaya Matahari Yang Berbeda ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Download Soal Skala Kematangan Tes CPNS. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Pertumbuhan Kedelai Dengan Panjang Gelombang Cahaya Matahari Yang Berbeda" :

Ditulis dalam Kategori Artikel Pertanian.