Tinjauan tentang Lanjut Usia. Kali ini kita akan berbicara tentang tinjauan tentang lanjut usia. Semoga bermanfaat.

1. Defenisi Lanjut Usia

Menurut Undang-Undang No. 13 tahun 1998 tentang kesejahteraan lanjut usia pada BAB I pasal 1 ayat 2 “lanjut usia (old age) adalah seseorang yang mencapai usia 60 (enam puluh) tahun ke atas.”

Menurut Bustan, M.N (2007) Lanjut Usia atau manusia usia lanjut (manula), adalah kelompok berumur tua. Golongan penduduk yang mendapat perhatian atau pengelompokkan tersendiri ini adalah populasi berumur 60 tahun atau lebih.

Menurut Alex Comfort yang dikutip oleh Afdol (1995), lansia adalah suatu keadaan yang ditandai oleh kegagalan dari makhluk hidup untuk mempertahankan keseimbangan (homeostasis) terhadap kondisi stress fisiologis. Kegagalan ini berhubungan dengan penurunan daya kemampuan untuk hidup serta peningkatan kepekaan secara individual.

Menurut Darmojo (2004) Menjadi tua merupakan proses yang alamiah yang berarti seseorang telah melalui tiga tahap kehidupannya, yaitu anak, dewasa, dan tua. Menua bukanlah suatu penyakit tetapi merupakan proses yang berangsur-angsur mengakibatkan perubahan yang kumulatif, merupakan proses menurunnya daya tahan tubuh dalam menghadapi rangsangan dari dalam dan luar tubuh yang berakhir dengan kematian.

2. Batas-batas lanjut usia

Umur yang dijadikan patokan sebagai lanjut usia berbeda-beda, umumnya berkisar antara 60-65 tahun. Beberapa pendapat para ahli tentang batasan umur yaitu

a. Menurut organisasi kesehatan dunia, WHO, ada empat tahap yakni:

  1. Usia Pertengahan (middle age) ialah kelompok usia 45 sampai 59 tahun.
  2. Lanjut Usia (elderly) ialah antara 60 dan 74 tahun.
  3. Lanjut Usia Tua (old) ialah antara 75 dan 90 tahun
  4. Usia Sangat Tua (very old) ialah di atas 90 tahun.

b. Menurut Dra. Ny Jos Masdani lanjut usia merupakan kelanjutan dari usia dewasa, kedewasaan dapat dibagi menjadi:

  1. Fase inventus usia antara 25 – 40 tahun
  2. Fase vertilitas usia antara 40 – 50 tahun
  3. Fase prasenium usia antara 55 – 65 tahun
  4. Fase senium usia antara 65 tahun hingga tutup usia.

c. Menurut Prof DR Ny Sumiati Ahmad Muhammad (alm), Guru Besar Universitas Gajah Mada Fakultas Kedokteran, periodisasi biologis perkembangan manusia dibagi sebagai berikut:

  1. Usia 0-1 tahun (masa bayi)
  2. Usia 1-6 tahun (masa prasekolah)
  3. Usia 6-10 tahun (masa sekolah)
  4. Usia 10-20 tahun (masa pubertas)
  5. Usia 40-65 tahun (masa setengah umur, prasenium)
  6. Usia 65 tahun keatas (masa lanjut usia, senium)

d. Menurut prof. DR. Koesoemanto Setyonegoro, SpKJ, lanjut usia dikelompokkan sebagai berikut:

1)  Usia dewasa muda (elderly adulthood) (usia 18/20-25 tahun)

2)  Usia dewasa penuh (middle years) atau maturitas (usia 25-60/65 tahun)

3)  Lanjut usia (geriatric age)(usia lebih dari 65/70 tahun), terbagi:

  1. Usia 70-75 tahun (young old)
  2. Usia 70-80 tahun (old)
  3. Usia lebih dari 80 tahun (very old).

e.   Menurut Bee (1996), tahapan masa dewasa adalah sebgai berikut:

  1. Usia 18-24 tahun (masa dewasa muda)
  2. Usia 25-40 tahun (masa dewasa awal)
  3. Usia 40-65 tahun (masa dewasa tengah)
  4. Usia 65-75 tahun (masa dewasa lanjut)
  5. Usia >75 tahun (masa dewasa sangat lanjut.

f.   Referensi lain mengklasifikasikan lansia sebagai berikut : (Depkes RI, 2003) :

  1. Pra lansia (prasenilis) yaitu Seseorang yang berusia antara 45-59 tahun
  2. Lansia adalah Seseorang yang berusia 60 tahun atau lebih
  3. Lansia resiko tinggi adalah Berusia 70 tahun atau lebih atau usia 60 tahun atau lebih dengan  masalah kesehatan
  4. Lansia potensial adalah Lansia yang masih mampu melakukan pekerjaan dan atau kegiatan yang dapat menghasilkan barang atau jasa
  5. Lansia tidak potensial adalah Lansia yang tidak berdaya mencari nafkah, sehingga hidupnya bergantung pada bantuan orang lain.

Baca juga Pengaruh Pemberian Kompres Panas Basah terhadap Penurunan Sensasi Nyeri Sendi pada Lansia

Anda suka dengan artikel Tinjauan Tentang Lanjut Usia ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Pengaruh Pemberian Kompres Panas Basah Terhadap Penurunan Sensasi Nyeri Sendi Pada Lansia. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Tinjauan Tentang Lanjut Usia" :