Paragraf adalah kumpulan beberapa kalimat yang memiliki ide popok atau gagasan. Paragraf adalah suatu yang perlu dikuasi dalam mempelajari bahasa Indonesia karena paragraf adalah bagian dari bahasa Indonesia. Sebagai orang yang berpendidikan paragraf adalah suatu hal yang tidak lazim lagi.

Pengertian Paragraf | Syarat-Syarat Paragraf

Dalam surat-surat kabar sering terdapat paragraf yang hanya terdiri dari satu kalimat. Sebaliknya ada buku-buku yang mengandung paragraf yang sangat panjang, mungkin satu halaman penuh. Dalam kedua ekstrim ini timbullah pertanyaan: yang mana di kedua ekstrim ini yang benar; atau lebih jauh lagi kita bertanya. Paragraf bukanlah pembagian secara konvensional dari suatu bab yang terdiri dari kaliat-kalimat, tetapi lebih dalam maknanya dari kesatuan kalimat saja. Kalimat tidak lain dari satu kesatuan pikiran, suatu kesatuan yang lebih tinggi atau lebih tinggi atau lebih luas dari kalimatnya, merupakan himpunan dari kalimat-kalimat yang bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan tadi menjadi jelas oleh uraian-uraian tambahan yang masuknya tidak lain untuk menampilkan pokok pikiran tadi secara lebih jelas.

Pengertian Paragraf

Paragraf adalah seperangkat kalimat yang membicarakan suatu gagasan atau topik. Kalimat-kalimat dalam paragraf memperhatikan kesatuan pikiran atau mempunyai keterkaitan dalam membentuk gagasan dan topik tersebut. Paragraf tidak lain dari suatu kesatuan pikiran, suatu kesatuan yang lebih tinggi atau lebih luas dari kalimat. Walaupun kalimat itu mengandung beberapa kalimat, tidak satupun dari kalimat-kalimat yang memperkatakan soal lain. Seluruhnya memperbincangkan satu masalah atau sekurang-kurangnya bertahan erat dengan masalah itu.

Tujuan dalam pembentukan suatu paragraf adalah memudahkan pengertian dan pemahaman dengan menceraikan suatu tema dengan tema lain, memisahkan dan menegaskan perhentian secara wajar dan formal, untuk memungkinkan kita berhenti lebih lama dari pada perhentian pada akhir kalimat. Dengan perhentian yang lebih lama ini konsentrasi terhadap tema paragraf lebih terarah.

Sebab itu selalu harus diperhatikan susunan dan kesatuan suatu pokok pikiran pada waktu membentuk sebuah paragraf, kalimat-kalimat dalam alinea harus bertalian satu sama lain secara mesra dan bersama-sama membentuk suatu bagian yang berpautan.

Syarat-syarat Paragraf

Paragraf yang baik harus memiliki 3 ketentuan yaitu kesatuan paragraf, kepaduan paragraf dan perkembangan paragraf.

1. Kesatuan paragraf

Yang dimaksud dengan kesatuan dalam paragraf adalah bahwa semua aklimat yang membina paragraf itu secara bersama-sama menyatakan suatu hal, dan tidak ada satu pun kalimat yang menyimpang dari ide pokok paragraf itu. Kalau ada kalimat yang menyimpang dari pokok pikiran paragraf itu, paragraf berpautan, tidak utuh, kalimat yang menyimpang itu harus dikeluarkan dari paragraf.

Karena fungsi tiap paragraf adalah untuk mengembangkan sebuah gagasan tunggal, maka tidak boleh terdapat unsur-unsur yang sama sekali tidak mempunyai pertautan dengan maksud tunggal tadi. Penyimpangan-penyimpangan dan maksud tadi hanya akan mempersulit pembaca, dan mempersulit pula titik pertemuan antara penulis dan pembaca.

Untuk memberi gambaran yang jelas tentang kesatuan yang terkandung dalam sebuah paragraf, maka coba perhatikan kutipan berikut:

“Sifat kodrati bahasa yang lain yang perlu dicatat di sini adalah bahwasannya tiap bahasa mempunyai sistem ungkapan yang khusus dan sistem makna  yang khusus pula. Masing-masing lepas terpisah dan tidak tergantung dari pada yang lain. Sistem ungkapan tiap bahasa dan sistem makna tiap bahasa dibatasi oleh kerangka  akan pikiran bangsa yang memakai bahasa itu, kerangka alam pikiran yang saya sebut di atas. Oleh sebab itu, janganlah kecewa  apabila bahasa Indonesia tidak membedakan jamak dan tunggal, tidak mengenal kata dan sistem kata kerjanya, gugus fonem juga tertentu polanya dan sebagainya. Bahasa inggris tidak mengenal “unggah-unggah”. Bahasa zutu tidak mempunyai kata yang berarti “lembu”, tetapi ada kata yang berarti “lembu putih”, “lembu merah” dan sebagainya. Secara teknis, para linguis mengatakan bahwa tiap bahasa mempunyai sistem fonologi, sistem gramatikal serta pola semantik yang khusus” (BKI)

Dari contoh di atas dapatlah dilihat bahwa paragraf itu hanya mempunyai satu gagasan pokok, yaitu bahwa, “tiap bahasa mempunyai sistem ungkapan yang khusus.

2. Kepaduan paragraf

Kepaduan paragraf dapat terlihat melalui penyusunan kaliamt secara logis dan melalui ungkapan-ungkapan (kata-kata) pengait antar kalimat. Urutan yang logis akan terlihat dalam susunan kalimat-kalimat dalam kalimat itu. Dalam paragraf itu tidak ada kaliat-kalimat yang sumbang atau keluar dari permasalahan yang dibicarakan.

a. Pengait paragraf

Agar paragraf menjadi padu digunakan pengait paragraf, yaitu berupa 1) ungkapan penghubung transisi, 2) kata ganti atau, 3) kata kunci (pengulangan kata yang dipentingkan).

Ungkapan pengait antara kalimat dapat berupa ungkapan penghubung/transisi

b. Beberapa kata transisi

  1. Hubungan tambahan : lebih lagi, selanjutnya, tambahan pula, disamping itu, lalu, berikutnya, demikian pula, begitu pula, lagi pula,
  2. Hubungan pertentangan : akan tetapi, namun, bagaimanapun,  walaupun demikian, sebaliknya, meskipun begitu, lain halnya.
  3. Hubungan perbandingan : sama dengan itu, dalam hal demikian, sehubungan dengan itu
  4. Hubungan akibat : oleh sebab itu, dalam hal yang demikian, oleh karena itu, maka, oleh sebab itu.
  5. Hubungan tujuan : untuk itu, untuk  maksud itu
  6. Hubungan singkatan : singkatnya, pendeknya, akhirnya, pada umumnya, dengan kata lain, sebagai kesimpulan
  7. Hubungan waktu : sementara itu, segera setelah itu, beberapa saat kemudian
  8. Hubungan tempat : berdekatan dengan itu

Baca juga artikel saya yang lain terkait materi Pengertian Paragraf | Syarat-Syarat Paragraf ini. Dapat Modul Bahasa Inggris SMA.

Anda suka dengan artikel Pengertian Paragraf | Syarat-Syarat Paragraf ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Aplikasi Radioisotop Pada Analisis Kimia Dan Kedokteran. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Pengertian Paragraf | Syarat-Syarat Paragraf" :

Ditulis dalam Kategori Ensiklopedi.