Kata orang sih…”hidup tanpa cinta itu bagai taman yang gak berbunga!”..hahaha…memang iya??? Pasti orang yang pernah merasakan cinta bakalan senyum-senyum sendiri kalau baca statment di atas..hmm…ayo ngaku! Hehehe, memang sih cinta itu indah, tapi lebih indah lagi kalau cinta kita bisa membuat kita lebih mendekatkan kita pada Sang Pemberi Cinta, jangan malah membuat kita jauh dari rahmat_Nya, hmm…betul tidak! 

Nah, pertanyaannya sekarang “bagaimana kalau cinta pada sang do’i???”. Sah-sah saja, namanya juga manusia biasa, tapi tetap diingat jangan sampai cinta pada si doi malah membuat kita jauh dari rahmat_Nya,dan lebih salah lagi kalau kita lebih cinta pada sang do’i dari pada Allah swt… hmm…naudzubillah…

Nah, supanya kejadian itu kagak terjadi, berikut ada beberapa tips supaya kita tetep bisa menjaga hati:

Pertama, kurangi frekuensi pertemuan yang nggak perlu. Memang sih kalau sudah cinta, berpisah sejam serasa 3600 detik, eh maksudnya 360 hari (hampir setahun maksudnya hehe). Bawaannya pengen ketemu melulu. It’s not good for your heart, guys! Ini nggak baik loh. Perbuatan seperti itu bukannya meredam gejolak, tapi akan memperparah suasana hati kita. Pikiran dan konsentrasi kita malah makin nggak karuan. Selain itu bukan mustahil kalau kebaikan yang kita kerjakan jadi tidak ikhlas karena Allah. Misal, karena si doi jadi moderator di acara pengajian, eh kita bela-belain datang karena pengen ngeliat si doi, bukan untuk nyimak pengajiannya itu sendiri.

Kedua, jangan ‘menggoda’ dengan gaya bicara dan penampilan yang gimanaa.. gitu. Jadi, ketika kamu berbicara dengan lawan jenis harus diperhatikan intonasi dan gaya bicaranya. Bagi wanita, jangan sekali-kali ketika berinteraksi dengan anak cowok menggunakan gaya bicara yang mendayu-dayu kayak penyanyi dangdut. Suaranya dibuat merdu merayu hingga menyisakan rasa penasaran yang amat sangat bagi kaum lelaki. Wow! Firman Allah: “Jika kamu bertakwa, maka janganlah kamu terlalu lemah lembut (mengucapkan perkataan, nanti orang-orang yang dalam hatinya ragu ingin kepadamu. Dan berkatalah dengan perkataan yang baik. “ (QS. al-Ahzab [33]: 32)

Ketiga, menutup aurat. Kalo aktivis pasti udah ngeh soal ini! Bener apa bener??. Tapi, banyak juga yang belum tahu bagaimana cara mengenakan busana sesuai syariat. Akhwatnya masih pake kudung trasnsparan!. (pake kudung sih…tapi biasa kelihatan ekornya di belakang hehe…). kalau bukan gitu, kudungnya yang kelewat modis, gaul abis, sampe-sampe ketahuan kalau kudungnya imporan dari Prancis (hehe…memang ada kudung imporan dari Prancis..?). tambah-tambain ah-> Pake lipstik lagi bibirnya. Bedakannya tebel banget pula. Minyak wanginya? Kayak baru mandi kembang semalaman!, hehe

Jadi buat para akhwat, jangan tabarujj deh. Duh, kebayang banget lucunya kalo aktivis pengajian tabarujj alias tampil pol-polan dengan memamerkan kecantikannya. Jangan ya, Allah Swt. berfirman: “…dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu” (QS al-Ahzab [33]: 33)

Keempat, kurangi berhubungan. Mungkin ketemu langsung sih nggak, tapi komunikasi jalan terus tuh. Mulai dari sarana ‘tradisional’ macam surat via pos, sampe yang udah canggih macam via telepon, HP, dan juga internet. Wuih, ketemu langsung emang jarang, tapi kirim SMS dan nelponnya go on! hehe. Apalagi kalo urusan chatting, pake ada jadwalnya segala. Udah gitu, kirim-kirim e-mail pula. Hmm… jadi tetep berhubungan kan? Emang sih bukan masuk kategori khalwat. Tapi kan bisa menumbuhkan rasa cinta, suka, dan sayang? Nggak percaya? Jangan dicoba! He..he..

Kelima, jaga pandangan. Katanya orang sih “lintah itu datangnya dari sawah turun ke kali, lah kalau cinta??, dari mata turun ke hati!”. Tapi bener loh, mau bukti! Laah… sekali lagi jangan dicoba!. Yang dikhawatirkan disini adalah kalau sudah berpandangan pasti bakalan terus kepikiran ma si doi. Sampe-sampe tembok ikut disenyumi haha…Lagi pula Allah swt, pernah berfirman: “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: (‘Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat’)”. (QS. An-Nuur [24]:30)

Demikianlah beberapa tips bagaimana cara menjaga hati. Memang sih rada’ susah!, apalagi kalau masalah yang bersentuhan dengan hati kayak gini!. Hmm..tapi susah bukan berarti tidak bisa kan!.

Mudah-mudahan yang di atas ini bisa bermanfaat, terutama bagi penulis pribadi. Dan semoga kita sekalian selalu berada pada lindungan Allah swt. Aamiin….

Anda suka dengan artikel Cara Mengobati Sakit Hati ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Problematika Pendidikan Matematika | Download Makalah. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Cara Mengobati Sakit Hati" :

Ditulis dalam Kategori Diary.