Telah diketahui, setiap benda, baik benda padat, benda cair atau benda gas dapat dibagi-bagi. Bagian yang terkecil dari benda, yaitu bagian yang tak dapat dibagi lagi, dinamai molekul. Molekul iyalah bagian terkecil dari benda yang dapat berdiri sndiri. Satu melukul panjangnya adalah satu per milliyard cm. 1/100.000,000 cm.dalam satu benda yang panjangnya 1 cm, terdapat 1,000,000,000 molekul.

Setiap butir molekul terdiri dari beberapa atom, sebab itu atomlah yang sebenarnya bagian terkecil dari benda yang tak dapat di bagi-bagi lagi.

Atom yang yang dikatakan bagian terkecil yang tak dapat di bagi-bagi terbukti masi mempunyai bagian yang lebih kecil lagi dinamai; ELEKTRON, PROTON, dan NEUTRON.

Teori Atom Menurut Al-Qur’an

Proton dan electron menjadi inti dari atom, sedang electron-elektronnya berputar-putar mengelilingi intinya dengan kecepatan luar biasa. Gerak electron di katakana lambat bila kecepatannya hanya 100,000 km sedetik, dan dikatakan cepat bila mencapai 100,000 km sedetik.

Electron sifatnya suka bergerak, sebab itu dia aktif. Sedang neutron adalah proton yang kepadanya ditambahkan muatan negatif berupakan sebutir electron, sehingga dia dari positif berubah menjdi netral (maka dinamai ia neutron). Sebab itu maka neutron lebih berat dari proton. Atom Menurut Al-Quran

Berhubung dengan itu, maka antara electron-electron yang negatif dan proton yang positif akan timbul suasana tarik-menarik. Inilah yang menyebabkan electron-electron itu selalu bergerak beredar atau berputar di keliling inti atau proton. Sedang neutron yang neutral mempunyai fungsi sebagai pemisah antara jasad-jasad yang saling tarik menarik atau saling tolak menolak itu. Terutama antara proton-proton dan elekron-electron di dalam inti. Sebab itu atom menjadi susunan yang kekal karena terdiri dari bagian-bagian yang saling menarik ini.

Sungguh sudah lanjut dan jauh maju pengetahuan manusia tentang Alam kosmos (ruang angkasda), alam micros (bakteri)dan Hakikat Atom, dengan pengetahuan yang lanjut itu manusia sudah mengetahui banyak rahasia alam nyata atau benda. Tetapi pengetahuan yang sudah begitu lanjut dan maju, sedikit pun belum dapat membukakan rahasia alam hidup, yaitu rahasia pertumbuhan dan perkembangan- biakkan alam tumbuh-tumbuhan, alam binatang dan manusia. Manusia buta seratus persen tentang zat hidup, tentang roh apalagi tentang intelectiva atau alam kesadaran manusia.

Firman  Allah

mereka menyamu tentang zat hidup (Rob).katakanlah bahwa rob itu adalah urusan tuhanku. Dan tidaklah kamu diberi ilmu pengetahuan kecuali sedikit.” (al-isra:85)

Kalau dia melihat awan berarak, tak pernah pikirannya tertuju apa dibalik awan. Bila makan dan minum yang enak, pikirannya hanya tertuju kepada keenkana dan kelezatan itu saja, tidak pernah dia pikirkan ada apa dibalik kelezatan itu. Begitu juga kalau dia mempelajari berbagai-bagai ilmu pengetahuan.

Agama menyuruh kita berpikir lebih mendalam tentang segala sesuatu dan segala persoalan, sehingga kita bukan hanya mengetahui kedudukan sesuatu dan persoalan itu, tetapi hendaklah dapat menyadari (mengimani) ZAT MUTLAK yang menjadi sebab dan musabab atau penggerak pertama dari seluruh persoalan itu.

Firman Allah:

“sesungguhnya di dalam pergiliran malam dan siang, dan kapal-kapal yang berlayar diatas samudera membawa apa-apa yang berguna bagi manusia, dan apa-apa yang diturunkan Allah dari langit berupakan air, sehingga dengan air itu menjadi hiduplah bumi yang mulanya mati, lalu hidup berkeliaran di atasnya segala macam binatang berembusnya angin dan awan antara langit dan bumi, semua itu adalah menjadi ayat-ayat atau tanda-tanda bagi oaring berakal (berpikir).” (al-Baqarah: 164)

Jadi seluruh kejadia apa saja, di samping diambil manfaatnya untuk hidup, pula dijadikan bukti dan tanda-tanda tentang wujud kekuasaan dan kemurahan Allah, untuk pendorong agar kita selamanya hidup di dalam mengingat Allah mensyukuri nikmat Allah dan mentaati segala perintah Allah.

Semua apa saja yang kita ketahui dan pelajari ktentang keadaan alam kosmos (kelompok matahari) menimbulkan pertanyaan dan mengajarkan pertanyaannya dan mengajarkan jawabannya. Bila semua bintang-bintang, planet-planet dan satelit-satelit itu dikatakan bergerak menimbulkan pertanyaan siapa yang menggerakannya. Pertanyaan itu menimbulkan jawab pasti yang lebih pasti dari ilmu pasti yaitu ada PENGGERAK. Karna yang bergerak itu bukanlah satu atau dua bintang tetapi berjuta-juta bintang dan planet, besar kecil jauh dan dekat, maka sudah pasti bahwa PENGGERAK itu MAHA KUAT, MAHA BESAR, MAHA PRKASA, MAHA GAGAH.

Semua dan masing-masing bintang, planet, dan satelit-satelit itu bergerak secara teratur, tidak serampangan bahwa dalam berjuta-juta tahun tidak pernah keluar dari ketetapan yang berlaku dalam geraknya masing-masing, maka timbul pertanyaan siapa yang mengatur itu. Pertanyan itu menimbulkan Jawab apasti pula siapa yang mengatur itu. Pertanyaan itu menimbulkan jawab pasti pula yaitu pasti ada PENGATURnya. Karna yang diatur itu bukan satu dua bintang atau planet tetapi berjuta-juta bintang kecil, besar, jauh dan dekat, maka teranglah bahwa PENGATUR itu MAHA BIJAKSANA, tidak pernah gagal pengaturannya sehingga dinamakan MAHA SUCI, MAHA SEJAHTERA, tidak punya cacat atau kelemahan sedikit pun MAHA MENGETAHUI tak mungkin bodoh, MAHA HALUS atau MAHA TELITI ingat halusnya bakteri-bakteri dan atom-atom yang diaturnya.

Setiap planet dan bitang-bintang begitu juga setiap atom mempunyai kemungkinan yang besar sekali saban detik untuk saling bertabrakan sebab semuany tidak mempunyai tiang-tiang dan dinding-dinding. Dan kalau bertabrakan akan hancur leburlah alam semesta ini. Tetapi sampai sekarang belum pernah tabrakan itu. Ingatlah tatanan tentang susunan atom, ingat automatisme yang berlaku antara proton, neutron dan electron-electron. Electron-electron yang selalu berputar di sekeliling proton dengan kekuatan saling tertarik, tetapi tidak pernah berdekatan, lalu salah satu proton jadi neutron yang menetlariseer keduanya. Begitu jugalah yang terjadi pada alam planet-planet. Sehingga peredaran atom-atom dan planet-planet itu tetap tidak pernah keluar dari garis edarannya masing-masing. Sebab bila keluar sedikit saja, akan rusak binasalah atom, dan lenyaplah ala mini seluruhnya. Timbul pertanyaan, siapa gerangan yang memelihara automatisme yang begitu hebat? Pertanyaan itu memberikan jawaban yang pasti, pasti ada “PEMELIHARA”. karena ada yang dipelihara itu sungguh MAHA AWAS, tidak pernah lupa, lalai dan tertidur. Bila terlalai, terlupa, atau tertidur sedikit saja akan runtuhlah susunan atom, akan runtuhlah susunan kelompok matahari, akan lenyap dan rusaklah segala benda dan segala yang hidup.

Para ahli akan menemui keajaiban yang takterpecahkan dalam segala bidang pengetahuan dan penemuan-penemuan mereka. Mata dapat melihat sesuatu yang dekat dan agak jauh, dan dapat pula melihat yang besar dan yang kecil-kecil. Entah bagaimana susunan yang mempunyai daya teleskopik dan mikroskopik itu. Apalagi burung dan binatang-binatang yang dapat melihat sesuatu di dalam gelap gulita. Susunan tubuh dan persedian tubuh manusia yang mempunyai daya menurut dan menyesuaikan diri pada keadaan yang meherankan. Perkembangbiakan tumbuh-tumbuhan, binatang-binatang dan manusia. Dan alat perkembang biakan yang amat sempurna, sehinggakita manusia dan lain-lain makhluk hidup dapat meneruskan hidup sampai anak cucu kita yang tak berkeputusan. Kaenehan proses kimia yang terjadi pada makhluk-makhluk hidup, seperti halnya dengan proses pencernaan dan asimilasi dari zat-zat makanan yang dalam perut kita semua itu menimbulkan keheranan dan pertanyaan. Ada apa di balik semua keanehan-keanehan dan keajaiban itu? Mungjkinkan keanehan itu sendiri yang membikin keanehan itu. Pasti ada PENCIPTA dari segala keanehan.

Dari segala sesuatu yang sulit untuk dimengerti di ala mini, berdiri paling muka sekali ialah keadaan kita manusia. Yang paling sulit dianalisa dari seluruh keadaan  manusia, ialah pusat pemikiran, pusat kesadaran, pusat perasaan dan otaknya yang tidak dapat diketahui jalan pikirannya, ingatannya dan keinginannya. Apalagi daya berpikirnya yang dapat menghasilkan pendapat-pendapat baru, sehingga manusia terus maju.

Ya, makin tinggi pengetahuan dan makin maju manusia, makin banyak hal-hal yang tidak diketahui, sehingga hal ini makin dekatlah manusia kepada pengakuan terhadap sesuatu kekuatan atau zat yang berdiri sendiri dibelakang alam semesta dan bagian-bagiannya, suatu zat yang bukan saja menciptakan alam semesta, tetapi mengaturnya, yang menjaga dan memeliharanya, satu ZAT yang selalu senantiasa mengawasi alam semesta dan segala bagian-bagiannya itu.

ZAT MUTLAK, yang dirasakan oleh setiap muslim, mukmin dan sarjan itulah yang dimaksud dengan kata-kata “RABBI” di belakang kata-kata “AL-AALAMIN”, sehingga menajadi sebuah kata majemuk yang amat indah yaitu “RABBIL ‘AALAMIN”.

Sebiji Atom dan electron tidak akan bergerak kalau tidak digerakkan oleh Rabbil Aalamiin. satu ekor bakteri atau sel tidak akan berkembang kalau tidak di kembang-baikkan oleh Rabbil Aalamiin . satu biji tidak akan tumbuh apalagi akan berbuah kalau tidak ditumbuhkan oleh Rabbil Aalamiin. Seekor lalat atau nyamuk tidak akan dapat hidup kalau tidak dihidupkan oleh Rabbil Aalamiin. Seorang manusia tidak akan hidup, tidak akan hidup, tidak akan dapat merasa atau memikir, apalagi akan dapat menemui pendapat baru kalau tidak digerakkan hati dan pikirnnya oleh Rabbil Aalamiin. lidahnya tidak akan merasakan enak, hidungnya tidak akan sanggup menangkap bau wangi, telinganya takkan mendengar asatu irama atau pengertian, kalau Rabbil Aalamiin tidak memberinya daya merasa enak, membau, mendengar, melihat dan lain-lain daya dan kemampuan yang ada dan selalu dibanggakan manusia itu.

Kiranya pahamlah kita hendaknya akan maksud dan kata-kata “Rabbil ‘Aalamiin” dalam kaliamah “Alhamdulillahi Rabbil ‘Aalamin”. Mudah-mudahan memberikan kekuatan dan daya kepada kita sekalian untuk dapat memahamkannya sedalam-dalamnya dan sesempurna-sesempurnanya. Dan siapa-siapa di antara kita yang dapat memahamkannya dengan dalam dan sempurna, maka inilah di antara rahmat Allah yang paling besar bagi manusia dalam hidup di dunia ini. Adapun rahmat yang berupakan harta dan benda adalah rahmat nomor dua atau tiga saja.

Firman Allah :

“Allah memberikan hikmah (daya memhami dan mengerti) kepada siapa yang ia kehendaki. Dan barang siapa yanga diberi hikmah itu maka berarti yang ia sudah diberi kebajikan yang banyak. Dan tidaklah akan dapat memahamkannya selain orang-orang yang dapat berpikir.” (Al-Baqarah:269).

Siapakah gerangan Rabbil ‘Aalamiin itu? Rabbil ‘Aalamiin adalah jabatan, tugas, pekerjaan. Siapakah namanya pejabat atau petugas itu? Namanya ialah Allah, yaitu Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada yang berhak disebut Tuhan selain hanya Ia. Maha Tunggal, tidak berbapak, tidak pula beranak.  Bintang-bintang dan planet-planet bagaimana juga besar dan tingginya dan hebat pengaruhnya, tidak berhak dinamai Tuhan. Apalagi manusia, siapapun tidak pula beranak. Bintang-bintang dan planet- planet  bagamana juga besar dan tingginya dan hebat pengaruhnya, tidak berhak dinamai Tuhan. Apalagi manusia, siapapun tidak boleh dikatakan Tuhan, tidak boleh disebut anak Tuhan, adik Tuhan, kakak Tuhan, mertua Tuhan. Tetapi boleh saja kalu manusia itu disebut budak Tuhan, Rasul Tuhan wali Allah, kekasih Allah.

Baca juga Tata Surya Menurut Al-Qur’an dan Binatang dalam Al-Qur’an

 

Anda suka dengan artikel Teori Atom Menurut Al-Qur’an ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Prediksi Soal UN Matematika SMP 2014. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Teori Atom Menurut Al-Qur’an" :