Teori  Peran. Peran adalah seperangkat tingkah laku yang diharapkan oleh orang lain terhadap seseorang sesuai kedudukannya dalam suatu sistem (Notoatmodjo, 1993).   Peran adalah pola sikap, perilaku, nilai dan tujuan yang diharapkan seseorangberdasarkan posisinya di masyarakat. (Keliat, 1992).

Ada banyak teori yang menggambarkan faktor yang mempengaruhi peran atau perilaku, namun hanya dua yang dibahas dalam tulisan ini, yaitu : 1) Faktor yang merupakan sumber perbedaan individu dalam bekerja menurut As’at (2000) dan 2) Faktor yang mempengaruhi perilaku dan prestasi menurut Gibson dkk (1996)

Faktor yang Merupakan Sumber Perbedaan dalam Bekerja menurut M. As’at

Faktor-faktor yang merupakan sumber perbedaan individu dalam bekerja menurut M. As’at (2000) dibagi menjadi dua garis besar yaitu :
1) Faktor Fisik 
Faktor yang menimbulkan perbedaan individu dalam bekerja dari segi fisiknya adalah :
(1) Bentuk tubuh dan komposisi
Bentuk tubuh meliputi besar kecilnya tubuh, bagian-bagiannya, warna kulit dan kelengkapan anggota badan. Komposisi tubuh meliputi bagaimana letak dan kesesuaiannya dengan bagian-bagian tubuh lainnya. Penting atau tidaknya pengaruh kedua hal tersebut tergantung pada jenis pekerjaannya.
(2) Taraf Kesehatan fisik
Taraf kesehatan adalah daya tahan tubuh seseorang terhadap penyakit. Taraf kesehatan ini sangat menentukan produktivitas kerja, karena dalam bekerja terdapat aktivitas fisik yang memerlukan kesehatan optimal untuk produktivitas kerja
2) Faktor Psikologis 
Adapun perbedaan individu bedasarkan faktor psikologis adalah :
(1) Intelegensi
Intelegensi adalah kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri dengan sebaik-baiknya dengan lingkungan. Orang yang intelegensinya tinggi sanggup menyelesaikan kesulitan yang dihadapinya dalam bekerja.
(2) Bakat
Bakat adalah kemampuan dasar yang menentukan sejauh mana kesuksesan individu untuk memperoleh keahlian atau pengetahuan tertentu. Masing masing pekerjaan menuntut bakat yang berbeda. Dengan adanya kesesuaian bakat dan pekerjaan maka hasil kerjanya akan lebih baik.
(3) Minat
Minat adalah sikap yang membuat orang senang akan obyek situasi atau ide tertentu. Pola minat seseoang merupakan salah atu faktor yang menentukan kesesuaian orang dengan pekerjaannya. Tingkat prestasi kerja seeorang ditentukan oleh perpaduan bakat dan minat.
(4) Kepribadian
Kepribadian adalah sifat seseorang yang dibawa sejak lahir atau dibentuk oleh lingkungannya. Pada pekerjaan tertentu, kepribadian sangat menentukan kesuksean dalam bekerja.
(5) Motivasi
Motivasi adalah faktor yang menyebabkan seseorang berbuat seperti apa yang ia perbuat. Motivasi dapat berasl dari dalam dan dari luar individu dimana keduanya sangat penting dalam kesuksesan bekerja.
(6) Edukasi
Edukasi adalah pendidikan formal di sekolah atau kursus. Faktor edukasi merupakan syarat paling pokok untuk tercapainya kesuksesan dalam bekerja, dengan kata lain dituntut pendidikan yang sesuai dengan jabatan yang akan dipegang.
Baca juga tentang Peran Komite Keperawatan dan Tugas Komite Keperawatan

Anda suka dengan artikel Faktor Yang Menjadi Sumber Perbedaan Dalam Bekerja ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Peran Komite Keperawatan. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Faktor Yang Menjadi Sumber Perbedaan Dalam Bekerja" :

Ditulis dalam Kategori Skripsi TBC Paru.