Matematika merupakan salah satu mata pelajaran pokok dalam setiap jenjang pendidikan. Matematika diajarakan mulai dari jenjang pendidikan dasar sampai jenjang perguruan tinggi. Matematika merupakan salah satu unsur dalam pendidikan. Kegunaan matematika bukan hanya memberikan kemampuan dalam perhitungan-perhitungan kuantitatif, tetapi juga dalam penataan cara berfikir, terutama dalam pembentukan kemampuan menganalisis, membuat sintesis melakukan evaluasi hingga kemampuan pemecahan masalah.

Dalam pembelajaran matematika sering ditemui kendala dalam pengajaran Keberhasilan proses belajar mengajar dapat diukur dari keberhasilan siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran. Keberhasilan tersebut dapat dilihat dari tingkat pemahaman materi dan prestasi belajar siswa. Semakin tinggi pemahaman materi dan prestasi belajar, maka semakin tinggi pula tingkat keberhasilan pembelajaran. Dalam pembelajaran matematika dibutuhkan keaktifan sebagai dasar untuk pengembangan materi lebih lanjut.

Pandangan siswa tentang mata pelajaran matematika sebagai sesuatu yang menakutkan. Pandangan seperti ini yang mengakibatkan siswa menjadi kurang aktif dan hasil belajarnya kurang memuaskan. Siswa yang merasa bahwa matematika menanggapi setiap pelajaran yang diajarkan khususnya pada mata pelajaran sebagai sesuatu yang menakutkan ini mungkin disebabkan oleh berbagai hal seperti cara penyampaian materi dari guru yang monoton.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti kepada salah seorang guru di SMPN 3 kahu. Kab. Bone bernama Andi Ahmad Faisal Asnur diperoleh bahwa:

Model pembelajaran yang diterapkan oleh guru khususnya matematika itu cenderung membosankan siswa, guru kurang bervariasi dalam mengajarkan pelajaran matematika disekolah. Karena guru cenderung  menggunakan satu metode saja yaitu metode ceramah, dalam proses belajar mengajar berlangsung.

Untuk mengatasi masalah yang telah dikemukakan di atas yaitu dengan  menerapkan metode belajar index card match dan make a match, untuk  meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik.  Selain itu, index card match dan make a match dapat menjadi alternatif dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan sehingga kegiatan pembelajaran matematika yang umumnya monoton dan menjenuhkan tidak lagi monoton dan bahkan pembelajaran matematika akan lebih menyenangkan

Metode Index Card Math ( mencari pasangan kartu). Metode ini berpotensi membuat siswa senang. Unsur permainan yang terkandung dalam metode ini tentunya membuat pembelajaran tidak membosankan. Tentu saja penjelasan aturan permainan perlu diberikan kepada siswa agar metode ini menjadi lebih efektif. Metode ini sangat tepat untuk mengulangi materi pembelajaran yang telah diberikan sebelumnya.

 Langkah- langkah penting yang perlu dilakukan dalam metode pembelajaran index card Match adalah :

  1. Guru membuat potongan- potongan kertas sebanyak jumlah siswa yang ada didalam kelas
  2. Guru membagikan kertas – kertas tersebut menjadi dua bagian yang sama
  3. Pada separuh bagian,  guru menuliskan  pertanyaan tentang materi yang sudah diajarkan. Setiap kertas berisi pertanyaan,
  4. Pada separuh kertas yang lain, guru menuliskan  jawaban dari pertanyaan- pertanyaan yang dibuat
  5. Semua kertas dikocok sehingga akan tercanpur soal dan jawaban
  6. Setiap siswa diberi satu kertas. Kemudian dijelaskan bahwa ini adalah aktivitas yang dilakukan berpasangan. Separoh siswa akan mendapatkan soal dan separuh yang lain akan mendapatkan jawaban
  7. Guru meminta kepada siswa untuk menemukan pasangan mereka. Jika ada yang sudah menemukan pasangan, meminta mereka untuk duduk berdekatan agar mereka tidak memberi tahu materi yang mereka dapatkan kepada teman yang lain
  8. Setelah semua siswa menemukan pasangan dan duduk berdekatan, meminta kepada setiap pasangan secara bergantian untuk membacakan soal yang diperoleh dengan kertas kepada teman-temannya yang lain. Selanjutnya soal tersebut dijawab oleh pasangannya.
  9. Akhiri proses ini dengan membuat klasifikasi dan kesimpulan.

Sedangkan metode Make a match hal-hal yang perlu dipersiapkan jika pembelajaran di kembangkan adalah kartu-kartu atau kertas, kartu-kartu tersebut terdiri dari kartu berisi pertanyaan-pertanyaan dan kartu-kartu lainnya berisi jawaban dari pertanyaan tersebut. Sama halnya dengan  metode Index card match yang menggunakan kertas dan sebagian kertas berisi pertanyaan dan yang lain berisi jawaban, tetapi yang membedakan proses penggunaan metodenya dalam pembelajaran matematika.

Pemanfaatan Index Card Match dalam Pembelajaran Matematika

Langkah- langkah dalam menggunakan metode make a match adalah

  1. guru membagi komunitas kelas menjadi 3 kelompok, kelompok pertama merupakan kelompok pembawa kartu- kartu berisi pertanyaan- pertanyaan. Kelompok kedua adalah kelompok pembawa kartu- kartu berisi jawaban- jawaban. Kelompok ketiga adalah kelompok penilai.
  2. kelompok- kelompok tersebut berbentuk U. diupayakan kelompok pertama dan kedua berjajar saling berhadapan.
  3. Jika masing-masing kelompok sudah berada diposisi yang telah ditentukan, maka guru membunyikan peluit sebagai tanda agar kelompok pertama maupun kelompok kedua saling bergerak mereka bertemu, mencari pasangan pertanyaan-jawaban yang cocok. Dan memberikan  kepada mereka berdiskusi.
  4. Ketika mereka diskusi alangkah baiknya jika ada musik jika ada musik instrumentalia yang lembut mengiringi aktivitas belajar mereka.
  5. Hasil diskusi ditandai oleh pasangan- pasangan antara anggota kelompok pembawa kartu pertanyaan dan anggota kelompok pembawa kartu jawaban.
  6. Pasangan- pasangan yang sudah terbentuk wajib menunjukkan pertanyaan-jawaban kepada kelompok penilai.
  7.  Kelompok ini kemudian membaca apakah pasangan pertanyaan-jawaban itu cocok.
  8. Setelah penilaian dilakukan, aturlah sedemikain rupa kelompok pertama dan kelompok kedua bersatu kemudian memosisikan dirinya menjadi kelompok penilai.
  9. Sementara, kelompok penilai pada sesi pertama tersebut di atas dipecah menjadi dua, sebagian anggota memegang kartu pertanyaan sebagian lainnya memegang kartu jawaban. Posisikan mereka dalam bentuk huruf U.
  10. Guru kembali membunyikan peluitnya menandai kelompok pemegang kartu pertanyaan dan jawaban bergerak untuk mencari, mencocokkan, mendiskusikan pertanyaan jawaban.
  11. Berikutnya adalah masing-masing pasangan pertanyaan jawaban menunjukkan hasil kerjanya kepada penilai.
  12. Tidak semua peserta didik baik yang berperan sebagai pemegang kartu pertanyaan,pemegang kartu jawaban, maupun penilai mengetahui dan memahami secara pasti apakah betul kartu pertanyaan-jawaban yang mereka pasangkan sudah cocok.

Dari uraian di atas peneliti menyimpulkan bahwa metode pembelajaran   Index Card Match dan Make a Match memberikan manfaat bagi siswa, di antaranya sebagai berikut

  1. mampu menciptakan suasana belajar aktif dan menyenangkan
  2. materi pembelajaran yang disampaikan lebih menarik perhatian siswa
  3. mampu meningkatkan hasil belajar siswa mencapai taraf ketuntasan belajar secara klasikal 87,50%
  4. Melatih untuk ketelitian, kecermatan dan ketepatan serta kecepatan.

Di samping manfaat yang dirasakan oleh siswa, metode  pembelajaran  Index Card Match dan Make a Match  mempunyai sedikit kelemahan yaitu:

  1. diperlukan bimbingan dari guru untuk melakukan kegiatan
    1. waktu yang tersedia perlu dibatasi jangan sampai siswa terlalu banyak bermain-main dalam proses pembelajaran.
    2. guru perlu persiapan bahan dan alat yang memadai
    3. Waktu yang cepat, kurang konsentrasi

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Fitriah Indriyanti mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta, menjelaskan bahwa metode pembelajaran Index Card Match dalam  mata pelajaran Matematika mampu meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa. Begitu pula dengan penelitian yang dilakukan oleh Laily Fitria Takalondokang  Mahasiswa Universitas Malang  dalam  metode pembelajaran Match a match menjelaskan bahwa pelajaran matematika pokok bahasan keliling dan luas jajar genjang mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menujukkan bahwa metode Index Card Match dengan Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa

Baca juga Contoh Skripsi Penelitian Matematika

Anda suka dengan artikel Pemanfaatan Index Card Match Dalam Pembelajaran Matematika ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Contoh Pidato Singkat. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Pemanfaatan Index Card Match Dalam Pembelajaran Matematika" :

Ditulis dalam Kategori Skripsi Matematika.