Insomnia merupakan gangguan tidur yang terjadi pada seseorang. Penderita insomnia biasanya memilki gejala seperti mengantuk disiang hari karena kurang tidur dimalam harinya. Penderita juga akan mudah mengalami kelelahan dan penurunan kewaspadaan mental.

Secara medis, insomnia dapat diartikan sebagia ketidakmampuan seseorang untuk tidur dan untuk menjaga tidurnya. Misalnya meskipun sang penderita bisa tidur lebih awal di malam hari, penderita akan cepat terbangun juga sebelum pagi tiba. Sehingga waktu tidurnya tidak cukup.

Insomnia ini terbagi dalam dua jenis yaitu insomnia akut dan insomnia kronis. Pada insomnia akut, penderita akan mengalami kesulitan tidur selama periode yang cukup singkat sedangkan pada insomnia kronis, penderita akan mengalami kesulitan tidur yang lebih lama, umumnya bisa terjad selama lebih dari satu bulan. Insomnia juga dibagi dalam insomnia primer dan sekunder.

Insomnia primer adalah gangguan yang tidak berkaitan dengan gangguan atau kondisi lainnya. Sedangkan insomnia sekunder adalah gangguan yang berkaitan dengan kondisi medis, penggunaa obat-obatan, pengaruh alkohol, gangguan mental dan hal lainnya.

Sebenarnya penyakit insomnia biasa menyerang usia lanjut, namun seiring berjalannya waktu, kini penderita penyakit ini pun merambah hingga ke usia muda. Penyakit insomnia dapat dilihat dari tanda-tanda berikut ini?

1.    Penderita biasanya cepat emosi atau marah (mood tidak stabil).
2.    Tangan mudah berkeringat.
3.    Perasaan kembung atau sakit di bagian perut.
4.    Cepat mengalami kelelahan yang terkadang sangat berlebihan.
5.    Sulit dalam berkonsentrasi, mengingat sesuati dan membuat keputusan.
6.    Napas tidak teratur dan detak jantung tidak stabil.
7.    Sulit menjaga pola dan waktu tidur.
8.    Sakit kepala, pegal pada punggung dan nyeri pada leher.

Penyakit insomnia bisa dihilangkan dengan menjalankan beberapa tips beikut:

-    Hindari stress dan selalu tenangkan pikiran Anda sebelum tidur.
-    Mengurangi jumlah kafein sebelum tidur.
-    Menjaga kerbersihan tempat tidur.
-    Mendengarkan musik yang dapat membuat Anda tenang.
-    Atur cahaya dalam kamar tidur Anda. Hindari cahaya lampu yang terlalu terang.
-    Mengonsumsi makanan yang mengandung tingkat karbohidrat yang tinggi.
-    Minum segelas susu hangat.
-    Mengonsumsi protein dalam bentuk kacang-kacangan.

Anda suka dengan artikel Ciri-Ciri Penyakit Insomnia ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Ciri-Ciri Penyakit Hepatitis B. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Ciri-Ciri Penyakit Insomnia" :