Di dalam paragraf terdapat dua macam jenis paragraf yang harus diketahui oleh penulisnya. Dua jenis paragraf tersebut ialah paragraf deduktif dan paragraf induktif. Cara membedakan kedua jenis paragraf ini terdapat pada letak gagasan utamanya. Intinya, kedua jenis paragraf ini harus memiliki gagasan utama tetapi peletakannya berbeda. Bagi Anda yang ingin mengetahui secara lebih detail mengenai paragraf deduktif dan induktif, simak penjelasannya berikut ini.

Paragraf deduktif adalah paragraf yang memiliki kalimat utamanya berada di awal. Kalimat utama ini didukung oleh berbagai macam kalimat pendukung untuk menjelaskan topik permasalahan yang dimaksud. Contoh paragraf deduktif adalah:

  • Kemacetan menjadi masalah baru di Surabaya. Permasalahan terjadi karena banyaknya masyarakat yang membeli kendaraan baru. Padahal di Surabaya terdapat berbagai macam alat transportasi umum yang mumpuni.
  • Layanan SIM keliling dan drive thru amat memudahkan masyarakat.  Tempatnya terletak pada jalan-jalan protokol sehingga mudah dijangkau. Hal ini disambut baik oleh banyak masyarakat.

Kebalikan dengan paragraf deduktif, paragraf induktif adalah paragraf yang memiliki kalimat utama pada akhir paragraf. Penulisan paragraf induktif dimulai dengan memberikan kalimat-kalimat pendukung terlebih dahulu dan mengacu pada kesimpulan akhir. Contoh paragraf induktif adalah:

Contoh-contoh Paragraf Deduktif – Induktif

  • Suara ombak di pantai terdengar hingga ke telinga. Beberapa pedangang oleh-oleh dan makanan berjejer rapi di sepanjang jalan. Wajah-wajah dari berbagai macam negara terasa akrab di mata. Begitulah suasana liburan di Pulau Bali saat ini.
  • Vetsin mengandung zat berbahaya. Kebanyakan mengonsumsi makanan yang mengandung vetsin tidak baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, hentikan penggunaan vetsin pada masakan demi menjaga hidup sehat.

Ketika menulis sebuah karangan fiksi atau non-fiksi, kita tidak diharuskan menggunakan paragraf tertentu. Penulis bebas memilih paragraf jenis apa yang akan digunakan. Anda dapat memilih ingin meletakkan kalimat utama pada bagian awal paragraf atau akhir paragraf. Dalam penulisan berita biasanya menggunakan paragraf deduktif, tapi dalam penulisan novel atau karangan non-fiksi lainnya kebanyakan penulis menggunakan paragraf induktif untuk menuangkan ide pokoknya.

Anda suka dengan artikel Contoh-contoh Paragraf Deduktif – Induktif ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Ciri-ciri Paragraf Yang Baik. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Contoh-contoh Paragraf Deduktif – Induktif" :