Saat akan membuat suatu karangan kita harus mempertimbangkan tujuan dari penulisan karya tersebut. Salah satu bentuk karangan yang memiliki tujuan tertentu adalah karangan argumentasi. Saat kita memaparkan tentang pendapat kita terhadap suatu masalah tentunya kita membuatuhkan suatu bukti atau data yang cukup kuat untuk mendukung keyakinan kita dan untuk itulah kita membentuk karangan argumentasi. Namun kita tetap harus membedakannya dengan karangan lain seperti narasi.

Pada narasi, kita dituntut untuk membuat suatu karangan yang runtut dari segi alur. Tidak hanya itu saja kita juga harus menyertakan latar waktu dan tempat untuk memberikan gambaran kepada para pembaca. Dalam karangan argumentasi, kita tidak diharuskan membuat suatu plot cerita namun setiap pendapat yang kita ungkapkan dalam bentuk kalimat sebaiknya didukung oleh fakta sehingga pembaca akan lebih mudah diyakinkan. Jadi apapun opini yang ditulis harus memiliki dasar yang kuat dan tidak hanya asal saja. Fakta yang didapatkan bisa dari data statistik atau pengamatan yang dilakukan penulis.

Karangan Argumentasi Bahasa Indonesia

Untuk memudahkan dalam menulis karangan deskripsi, kita harus mengetahui ciri-ciri umumnya seperti:

  • Dalam tahap pembuktian digunakan berbagai cara dan pola sehingga pembaca tidak jenuh saat membaca karangan tersebut.
  • Usahakan untuk selalu menulis secara obyektif dan hindari subyektifitas serta emosi pengarang.
  • Pembuktian tidak cukup hanya dengan pendapat saja tetapi juga didukung dengan gambar, grafik, tabel, data, dan fakta yang ditemui di lapangan.
  • Berusaha untuk membuat pembaca yakin akan gagasan yang disampaikan oleh pengarang.

Karangan argumentasi memiliki bagian-bagian tertentu seperti pendahuluan, tubuh, dan kesimpulan. Pendahuluan berisi tentang dasar dan alasan penulis untuk mengangkat suatu isu. Lebih baik jika kita memilih permasalahan yang masih diperdebatkan karena akan lebih mudah mendapatkan perhatian dari pembaca. Bagian tubuh hanya berfokus pada penjabaran fakta beserta bukti yang mendukung pemikiran penulis. Sedangkan bagian terakhir yaitu kesimpulan adalah ringkasan yang menyatakan bahwa kebenaran yang dianut oleh penulis dapat diterima secara logis. Untuk membuat karangan argumentasi yang baik, kita dapat mengikuti aturan-aturan tersebut.

Anda suka dengan artikel Karangan Argumentasi Bahasa Indonesia ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Jenis – Jenis Paragraf. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Karangan Argumentasi Bahasa Indonesia" :

Ditulis dalam Kategori Ensiklopedi.