Matematika adalah salah satu ilmu dasar yang harus dikuasai oleh para siswa. Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa lepas dari adanya perhitungan. Contoh paling sederhana yang kita temui adalah saat sedang berbelanja dan harus menghitung jumlah belajaan dan uang yang kita bawa. Jika kita tidak cermat dalam melakukan perhitungan, mungkin uang yang kita bawa tidak cukup untuk membeli seluruh barang yang kita butuhkan. Meskipun terlihat sederhana, namun bila kita tidak memahami konsep penjumlahan tentu akan kesulitan untuk mengetahui jumlah uang yang harus kita bayarkan.

Di dalam kelas, siswa tidak hanya diajari matematika tetapi juga dinilai untuk mengetahui seberapa jauh siswa bisa memahami konsep dan memecahkan masalah. Metode penilaian yang paling klasik adalah dengan menggunakan ujian tulis. Cara demikian dianggap kurang efektif karena siswa tidak mendapatkan pengalaman real tentang bagaimana cara menggunakan ilmu matematika dalam keseharian sehingga guru harus menggunakan instrumen lain untuk mengajarkan dan menguji peserta didik.

Pengertian Hasil Belajar Matematika

Dalam melakukan penilaian di dalam kelas, seorang tenaga pendidik diharuskan memenuhi beberapa prinsip yaitu sebaga berikut:

  • Obyektif

Penilaian harus bersifat obyektif dan bukan subyektif. Penilaian yang subyektif akan merugikan peserta didik yang memiliki kompetensi namun kurang diperhatikan oleh penilai.

  • Akuntabel

Setiap bentuk penilaian bisa dipertanggungjawabkan.

  • Terpadu

Setiap penilaian membutuhkan rencana dan berkesinambungan.

  • Transparan

Peserta didik maupun orang tua dapat mengetahui komponen dan cara penilaian yang dipakai oleh guru.

  • Ekonomis

Dalam tahap perencanaan sampai pelaporan dilakukan dengan efektif dan efisien.

  • Edukatif

Mampu memberikan motivasi bagi guru dan siswa.

Salah satu prinsip yang belum banyak dipenuhi adalah transparansi. Setelah siswa mengerjakan ulangan, guru akan menghitung nilainya dan tidak memberikan lembar jawab kepada siswanya sehingga terkadang para murid tidak mengetahui berapa skor yang sebenarnya mereka dapatkan. Pembahasan setelah mengadakan ujian juga perlu dilakukan agar para peserta didik dapat mengetahui kelemahan yang dimiliki dan memperbaikinya. Jadi untuk mendapatkan hasil belajar matematika yang baik, para pendidik perlu menerapkan metode pembelajaran yang tepat serta mematuhi seluruh prinsip penilaian hasil belajar matematika.

Anda suka dengan artikel Pengertian Hasil Belajar Matematika ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Pengertian HAM Menurut Para Ahli. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Pengertian Hasil Belajar Matematika" :

Ditulis dalam Kategori Ensiklopedi.