Hubungan intim antara suami istri telah diatur sebagaimana mestinya agar selain mendapatkan nikmat suami dan istri juga mendapatkan pahala yang berlimpah. Islam telah mengatur mana yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan ketika melakukan hubungan intim. Berikut ini adalah tata cara melakukan hubungan intim menurut islam :

  • Berdoa sebelum melakukan hubungan intim

Minimal kita harus membaca basmallah. Berdoa sebelum melakukan sesuatu dapat terhindar dari segala ganguan syaetan.

  • Boleh melakukan dengan berbagai posisi

Islam memperbolehkan suami untuk melakukan hubungan intim sesuai dengan yang disukainya. Terdapat pada Al-Quran Surah Al Baqarah ayat 223 :

“Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocock tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki.”

Tata Cara Melakukan Hubungan Intim Menurut Islam

Dari depan, belakang dan samping semua diperbolehkan.

  • Boleh tidak berpakaian ketika melakukan hubungan intim

Suami dan istri boleh tidak berpakaian saat melakukan hubungan intim tapi tetap menggunakan selimut untuk menutupi bagian-bagian tubuh. Hal ini dilakukan untuk menutupi dari pandangan syaetan. Selain itu lakukanlah hubungan intim ditempat yang tertutup.

  • Tidak boleh menyetubuhi istri pada dubur

Kegiatan ini termasuk bentuk sodomi. Islam melarang umatnya melakukan hal itu. Terutama untuk alasan kesehatan. Suami tidak boleh melakukanya sebagaimana yang telah diungkapkan (HR. Tirmidzi 135 ) :

“Barang siapa yang menyetubuhi wanita haid atau menyetubuhi wanita di duburnya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.”

  • Tidak boleh melakukan hubungan intim ketika istri dalam keadaan haid

Terdapat pada ( HR. Tirmidzi 135 ), ( Al Majmu’ 2:359), ( Majmu’ Al Fatawa, 21:624), Ibnu Majah no.639 (HR. Muslim 302)

Islam melarang hal tersebut untuk alasan kesehatan. Selain itu setelah haid istri diwajibkan membersihkan kemaluannya menggunakan kapas dengan minyak kasturi atau pewangi lain ketika mandi besar agar menghilangkan aroma haid.

  • Boleh mengulang kembali asal membersihkan diri

Terdapat pada (Syarh Shahih Muslim, 3 : 217 )

Suami boleh mengulang kembali melakukan hubungan intim tapi harus terlebih dahulu membersihkan kemaluan dan berwudhu.

  • Boleh melakukan hubungan intim ketika istri sedang hamil
  • Boleh melakukan hubungan intim ketika istri sedang menyusui
  • Tidak boleh menyebarkan hubungan ranjang
  • Seorang istri tidak boleh menolak ketika diajak berhubungan intim
  • Tidak boleh melakukan ( oral seks ) onani dan masturbasi.
  • Tidak boleh menonton video dewasa untuk membangkitkan gairah

Menonton video dewasa tidak diperbolehkan karena mengandung unsur zina. Kenapa? Hubungan ranjang harus dirahasiakan dari orang lain. Sementara pada vidoe dewasa, adegan ranjang malah dipertontonkan secara gamblang tanpa tedeng aling-aling. Bahkan ada yang melakukannya tanpa status nikah. Jadi sebaiknya hal itu dihindari. Karena kurang manfaatnya. Masih banyak cara lain yang lebih pantas dari pada menonton video dewasa.

Anda suka dengan artikel Tata Cara Melakukan Hubungan Intim Menurut Islam ini?! Jangan lupa share ya ... Baca juga tentang Profil Negara Berkembang. Semoga bermanfaat...

plusone  twitter  facebook Share

Baca juga Artikel Terkait "Tata Cara Melakukan Hubungan Intim Menurut Islam" :

Ditulis dalam Kategori Ensiklopedi.